Berita DaerahLamongan

Jafri Sastra Meninggalkan Persela

Jafri Sastra tahu diri atas usaha yang dia lakukan belum optimal, dia belum memberikan kemenangan kepada Persela di sembilan laga putaran kedua.

Total Persela puasa kemenangan selama 17 laga. Pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat itu memutuskan angkat kaki, karena merasa tidak bisa membawa Persela terlepas dari zona degradasi. Mundurnya Coach JS juga diikuti Welliansyah.

Informasi yang dihimpun dari sumber di internal Persela, Manajemen Persela merekrut Gustavo Lopez sebagai asisten pelatih. Sedangkan, hingga kini manajemen belum menentukan pelatih kepala. Manajemen Persela terkesan saling lempar handuk, terkait mundurnya pelatih yang sudah menangani Persela sembilan laga tersebut.

Informasi dari sumber terpercaya, Taufiq Kasrun dalam beberapa hari terakhir justru sering berada di Lamongan, yang tidak ikut mendampingi tim di Bali. Padahal, penunjukkannya sebagai Manajer Persela, agar bisa lebih intens mengawal program tim. Hingga kini, Taufiq Kasrun masih bungkam dan belum membalas pertanyaan dari wartawan koran ini.

Ini menunjukkan Manajemen Persela semakin amburadul. Padahal, Persela kini sedang berjuang untuk bisa lolos dari zona degradasi. Namun melihat kenyataan ini, sepertinya akan sulit bagi Persela untuk bisa bertahan di kasta tertinggi kompetisi di Indonesia tersebut.

Laskar Joko Tingkir bakal menghadapi kontestan juara Liga 1, Persib Bandung yang sepertinya belum didampingi pelatih kepala. Hingga berita ini diturunkan, Manajemen Persela masih bungkam terkait permasalahan tersebut.

Sementara itu, Pelatih Fisik Persela Ragil Sudirman mengatakan, head coach kemarin tidak mendampingi latihan. Sehingga, pemain hanya melakukan latihan kebugaran untuk memulihkan mental.

Menurut dia, pemain sudah melakukan pertandingan yang cukup melelahkan. Sehingga dibutuhkan waktu untuk recovery. Setelah itu pemain akan melakukan latihan taktik untuk menghadapi Persib Jumat depan.

‘’Kemarin kita masih memperbanyak komunikasi antar pemain, mengevaluasi kesalahan sebelumnya,” ujarnya.

Ragil mengaku masih belum tahu apakah persela akan didampingi pelatih kepala jelang kontra Maung Bandung – julukan Persib. Sebab hingga kini, masih belum ada informasi pastinya.

Meski begitu, dia berusaha mendampingi pemain untuk menjalankan program latihan. Sebab kondisi Persela harus bisa memperbaiki klasemen di sisa delapan laga ini.

‘’Waktu kita tidak lama, pemain harus bisa menjalankan program latihan dengan cepat untuk bisa bertahan,” terang asisten pelatih asal Kecamatan Karanggeneng tersebut.

Seperti diketahui, Persela sudah dua kali ganti pelatih kepala. Putaran pertama Persela didampingi Iwan Setiawan, yang merasa kelemahan tim bukan hanya kekurangan dari pelatih. Tapi peran manajemen dalam mempersiapkan pemain untuk membela klub harus dipertimbangkan. Kemudian dengan pendampingan dari Jafri Sastra, Persela belum pernah meraih kemenangan. Sehingga persela masih bertahan di posisi dua terbawah klasemen Liga I. (rbj/tik)

Source link

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close