BanyuwangiBerita Daerah

Jadwal PU, FPKB Banyuwangi Malah Pergi Ke Surabaya

Jatim.co Banyuwangi – Rapat Paripurna terbuka pemandangan umum fraksi atas diajukannya Raperda APBD Banyuwangi tahun 2017 yang digelar rabu (16/11) hanya dihadiri oleh  sebagian anggota dewan.

Tidak lebih dari 25 orang atau hanya separo wakil rakyat yang hadir dalam agenda pembahasan anggaran daerah tersebut.

Minimnya anggota dewan yang hadir, karena absennya seluruh anggota Fraksi dari partai Kebangkitan Bangsa yang berjumlah 10 orang. Anggota fraksi partai berlambang bola dunia ini, kompak tidak hadir alias absen dari rapat paripurna DPRD, dan memilih menghadiri acara internal partainya, berupa bimbingan teknis di Surabaya. Karena tidak ada satupun anggota fraksi yang hadir, maka  proses penyampaian pandangan umum fraksi tidak dibacakan secara terbuka dihadapan peserta rapat paripurna sebagaimana biasanya.

Wakil ketua DPRD Banyuwangi, Yusieni yang memimpin jalannya rapat paripurna siang itu membenarkan jika seluruh anggota fraksi PKB absen dalam acara paripurna dewan, sehingga pandangn umum fraksinya tidak dibacakan dihadapan peserta paripurna, sebagaimana 6 fraksi lainnya.
Draft PU fraksi dari PKB langsung disampaikan kepada eksekutif.

“PU fraksi PKB tidak dibacakan di depan, itu tidak apa-apa dan langsung disampaikan keapda eksekutif” ujar Yusieni

Politisi demokrat ini mengaku, seluruh anggota fraksi PKB sudah mengajukan ijin untuk tidak hadir dalam rapat paripurna dewan. Kondisi tersebut justru dianggap wajar, ketika anggota dewan lebih memilih kepentingan partai ketimbang melakukan kegiatan yang menjadi tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat. “Mereka mengikuti acara partainya ya, itu sih urusan partai masing-masing kok” bebernya

Sementara itu, ketua fraksi Partai kebangkitan bangsa, Susiyanto membenarkan jika seluruh anggota fraksinya memilih absen dalam rapat paripurna siang itu. Karena ia dan seluruh anggotanya harus mengikuti bimbingan teknis yang digelar partainya di salah satu hotel di surabaya. Bimbingan teknis yang dilakukan PKB ini dianggap lebih penting, karena bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota dewan dari PKB. Karena secara umum, fraksi PKB berdalih mendukung seluruh proses pembahasan APBD 2017 ini. “Kita ada acara partai berupa Bimtek untuk peningkatan kapasitas dewan. Acara Bimtek partai tidak bisa diwakilkan karena lebih penting. Tapi kita tetap dukung seluruh proses pembahasan APBD 2017 kok” ujar Susiyanto saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya. ( Jop/j1 )

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close