Berita DaerahTuban

Investasi Kilang Minyak Di Tuban Rp 175 Triliun

Jatim.co Tuban – Nilai Investasi pembangunan kilang minyak di Tuban, joint venture antara PT Pertamina dengan perusahaan minyak asal Rusia, Rosneft nilainya sekitar Rp 175 triliun.

Pembangunan kilang minyak itu akan dimulai pada Juli 2017 dan selesai pada tahun 2021. Adapun prosentase saham yang dimiliki pertamina sebesar 55 persen dan 45 persennya milik Rosneft.

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina, Rachmad Hardadi mengungkapkan itu usai gelaran “Konsultasi Publik dan Studi Amdal Terpadu Pembangunan Kilang Minyak” di gedung Korpri Tuban, Jum’at (13/01/2017).

Rachmad menyebut, kilang itu akan dibangun di atas lahan seluas 404  hektare milik Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

Saat ini ada 129 pekerja yang sedang menggarap mempersiapkan lahan untuk pembangunan.

“Sekarang ini tahap pertama studi Amdal (analisis mengenai dampak lingkungan). Kami harapkan proyek ini berakhir 2021, nantinya bisa memproduksi antara 300 ribu sampai 400 ribu barrel per hari,” papar Rachmadi kepada Jatim.co.

Menurut Rachmadi, seluruh produk dar kilang ini berstandar euro 5, levelnya melebihi standar dunia yang mensyaratkan euro 4.

Kilang itu disebut-sebut akan menjadi proyek terbesar di Indonesia dan termodern di dunia.

“Nanti akan diintegrasikan dengan kilang TPPI (Trans Pasicif Petrochemical Indotama) yang sudah ada (lokasinya berdekatan)” Pungkasnya. (Rochim/j1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close