Ini Alasan Warga Geruduk Triple Nine

JATIM.CO: Pembukaan Discotik Triple Nine New Age Intertaimen di Jl Tambak Langon 2-4 Surabaya, mendapat reaksi keras dari Masyarakat sekitar yang langsung merasa resah, Sabtu (7/10/2017) dengan melakukan pengepungan.

Warga yang mengetahui melalui Broadcast di Media sosial (Medsos) tersebut, Diskotik yang diduga sama sekali tidak mengantongi surat izin dari pihak pemerintah kota (Pemkot) dan Masyarakat setempat langsung melakukan pengepungan.

“Kami tidak ingin diwilayah kami ada tempat maksiat yang dapat merusak generasi muda,” teriak salah satu warga saat melakukan pengepungan.

Warga menyatakan, bahwa Diskotik Triple Nine yang merupakan cabang dari cafe Alexis di pertokoan Pasar Kembang dan One Club di Jl Kenjeran, menjual minuman oplosan.

“Selama ini sudah banyak pemuda yang tewas setelah menenggak minuman oplosan. Selain tidak mengantongi izin, disini juga menjual Miras Impor ilegal,” sambung salah satu warga lainnya.

Sebelumnya, Supardi salah satu tokoh Masyarakat menyatakan sangat tidak menghendaki berdirinya Diskotik di wilayahnya, dan mengancam akan melayangkan protes keras ke pihak Disnas Pariwisata Kota Surabaya, DPRD Kota, Satpol PP juga akan mengadukan ke Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

“Kami akan melakukan protes ke pihak terkait, juga akan mengadu ke Walikota. Selain itu kami juga akan berkoordinasi dengan Kapolsek Asemrowo dan Kapolres Pelabuhan Ta jung Perak agar melakukan tindakan,” Ungkap Supardi.

Atas penolakan warga yang melakukan pengepungan pada pembukaan tersebut, gagal dilakukan. Dan warga mengancam akan melakukan hal ya g sama dengan mengerahkan massa lebih banyak. (Joe/j1)