Berita DaerahNganjuk

Gaji Tak Cukup Beli Susu Anak Sebulan, Guru K2 Mengadu Ke Dewan

Jatim.co -Nganjuk – Ratusan Guru yang tergabung dalam forum Guru Hononer Kategori 2 (K2) mengadukan Nasib mereka ke DPRD Nganjuk jawa Timur Rabu 25/01/2017),  Pasalnya Upah sebesar Rp 150.000 yang selama ini  mereka terima tidak layak dan jauh dari cukup.

Ketua Forum Guru Honorer K2, Ninik Dwi Kartini mengaku dirinya beserta ribuan Guru lainya selama ini menerima upah yang sangat kecil, sementara beban kerja mereka sangat berat. Gaji minim tersebut diakuiya sudah berrjalan puluhan tahun, sehingga menurutnya sudah saatnya  dirinya mengadukan nasib ribuan rekanya ke DPRD Nganjuk.” Kami ingin mengadukan Masib teman teman, ini jelas tidak adil karena kami  bekerja dengan beban mengajar yang sama” Ujar Ninik Dwi kartini yang sehari hari aktif mengajarvdi SDN  Kalianya Kertosono.

Ninik menambahkan, kehadiran mereka ke dewan untuk memgadu dan meminta Dewan serta sate holder terkait untuk memperjuangkan nasib rekan seperjuangan mereja” Kami mohon agar diperjuangkan untuk memperole honor yang layak” Imbuh Ninik

Ketua PGRI Nganjuk Nganjuk Sujito, menegaskan kehadiran puluhan perwakilan Honorer K2 ke Dewan dalam rangka menyampaikan Aspirasi dan sejumlah tuntutan terkait kenaikan besaran honorer, ” Hearing dan sejumlah aspirasi mereka kita dampingi” Ujar mantan Kabid SMK/SMK Dinas pendudikan Nganjuk.

Jito menambahkan selama ini Gaji K2 memang tidak layak dan sangat kecil shingga menurutnya wajar jika mereka menuntut hak,” Isitlahnya menuntut kesejahetraan kenaikam honor” pungkasnya.

Ketua DPRD Njanjuk Puji santoso mengakui kehadiran sejumlah perwakilan K2 menuntut kesejahteraan, menurutnya Guru juga harus diperhatikan kesejateraanta agar bisa melaksajan tugasnya dengan baik,” Kita temui dan dipertimbangkan Aspirasinya” Ujar Politisi asal PDIP.

Puji menambahkan, Kehadiran Perwakilan K2, Kepala Dinas Pendidikan dan BKD dalam rangka membahas tuntutan Honorer K2 yang akan dialokasikan melalui APBD,” Intinya kenaikan honor Guru”pungkas puji.

Senada dengan Puji, Karyo yang juga ikut serta dalam forum Audiensi Guru K2 juga menambahkan, Pemerintah punya tanggung jawab penuh terhadap kesejahteraan para Guru, sehingga menurutnya tidak ada alasan untuk tidak mempertimbangjan aspirasi sejumlahbperwakikan Guru yang mengadu” Ya harus dialokasikanlah, mereka punya jasa yang besar terhadap Pendidikan” imbuh Karyo, Politisi asal Partai Golkar.

Informasi yang dihimpun Jatim.co, Tidak kurang dari  1.202 Guru Honorer kategori 2(K2) yang aktif di satuan Pendidikan SD-SLTA di Nganjuk  dengan masa kerja lima hingga sepuluh tahun dengan menerima Honor  Rp. 150.000 hingga Rp.300.000.

Sementara  Kelompok Guru Honorer Kategori 1(K1) yang jumlahnya ribuan  menerima Gaji sebesar 600.000 dari anggaran APBD Nganjuk yang belakangan mengalami kenaikan hingga Rp.1.000.0000,” ; Ya setidaknya mendekati UMK lah” ujar Sujiman salah satu pengurus Forum Honorer Guru K2.(din/J1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close