BanyuwangiBerita Daerah

Gairahkan Tenis Meja Ditengah Dualisme Pengurus Pusat

Reporter : Rizkie Andri

Banyuwangi – Guna menggairahkan tenis meja bagi pecinta dan penghobi tenis meja Banyuwangi, Nusantara Sport dan Kaotan Tenis Meja Klub menggelar Nusantara Cup Tenis Meja di Dusun Kaotan, Desa Kaotan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Minggu (26/1/2020).

Event tang kali pertama dilaksananakan ini merupakan cara Nusantara Sport dan Kaotan TMK untuk kembali menggairahkan semangat tenis meja ditengah kesimpang siuran dualisme pengurus pusat PTMSI.

“Turnamen ini merupakan ajang mempertemukan para pecinta, penghobi dan pemain tenis meja di Banyuwangi khususnya dan sarana mewadahi mereka untuk bisa bersilaturahim, sebab selama ini disaat menunggu kepastian dualisme PTMSI insan tenis meja di Banyuwangi seperti kehilangan semangat,” ujar Moh. Hadi Ananta, ketua panitia pelaksana sekaligus pimpinan Nusantara Sport dalam sambutannya.

Cak Gundhul sapaan akrabnya menjelaskan, dirinya dan teman-teman klub juga tidak ada maksud politis terkait dualisme pimpinan ketika melaksanakan turnamen ini. Sebab sekarang ini dia merasakan gairah tenis meja terutama event- event lomba dan turnamen sangat minim sekali, padahal ini merupakan sarana untuk bisa saling tukar pengalaman dan melihat potensi atlet-atlet tenis meja Banyuwangi.

Sebanyak 200 peserta hadir dalam event yang baru pertama kali dilaksanakan ini. Mereka yang satang dari berbagai klub tenis meja yang ada diseputar Banyuwangi. Ada 3 kategori yang dimainkan dalam turnamen yang rencananya akan dilaksanakan rutin setiap 6 bulan sekali.

Kelas pertama yang dipertandingkan yakni Divisi I yang diisi para pelajara dari tingkatan SD dan SMP atau kelas pelajar Kelompok Umur (KU-12 dan KU-15). Selanjutnya dimainkan kelas Umum yakni bagi mereka pecinta, pemain, dan penghobi atau Divisi II. Dan terakhir yang jadi magnet event ini adalah Divisi I yang diisi para atlet yang nantinya akan jadi proyeksi atlet wakil Banyuwangi diberbagai event Porda, Porprov maupun PON.

Hal yang sama disampaikan Mustofa salah seorang peserta Divisi I, dia merasa senang sekali dengan adanya turnamen yang diselenggarakan oleh Nusantara Sport ini. Sebab saat ini Banyuwangi khususnya sedang lesu gairah tenis meja, sehingga kehadiran event ini seakan menjadi pengganti dahaga para pecinta dan penghobi tenis meja di Banyuwangi.

“Senang sekali mas ada turnamen ini, sekarang lho belum tentu setahun sekali ada event besar dengan peserta lebih dari 100 orang. Jadi saya rasa lomba semacam ini bisa jadi ajang mengukur kekuatan prestasi atlet dan perkembangan tenis meja di Banyuwangi,” kata pemain bertangan kidal yang akrab dipanggil Mus Timo Kidal.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close