Evakuasi Bangkai Truk Abruknya Jembatan Widang Batal

Evakuasi bangkai truk akhirnya dibatalkan karena posisi crane tidak memingkinkan untuk melakukan evakuasi.

jatim.co Tuban – Crane yang rencananya akan dipergunakan untuk mengangkat bangkai truk yang terjatuh di sungai akibat jembatan Widang Tuban ambruk akhirnya ditarik. Hal ini dikarenakan posisi crane diperkirakan tidak mampu mengangkat karena posisi bangkai truk terlalu berdekatan dengan bibir jembatan yang patah.

Petugas lapangan masih mencari akal untuk mengevakuasi tiga truk yang keadaannya rusak parah.

Sementara itu Dirjen Perhubungan darat Budi Setiyadi saat meninjau lokasi ambruknya jembatan Widang Tuban, Selasa (17/04/1218) mengaatakan pihaknya akan melakukan pembenahan jembatan dalam waktu dekat, karena memang untuk jembatan Widang tahun ini ada perawatan.

“Mei ini akan ada perawatan jembatan terkait pemeliharaan baut-baut dan pengerasan jalannya” ujar Budi.

Proses tender perawatan jembatan sudah selesai tinggal pengerjaannya, namun untuk sementara jembatan akan digantikan demngan jembatan belly.

Menurut Budi Setiyadi, jembatan Widang seharusnya masih kuat menahan beban hingga 100 Ton, namun kalau beban ada di satu titik jelas tidak kuat.

“jembatan ini kata PU masih kuat untuk 90 sampai 100 Ton, namun kalau truk-truk besar main salip dan ada disatuntitik, jelas tidak kuat,” jelas Budi.

informasi yang didapat dari lapangan, kejadian patahnya jembatan Widang pada bentang tiga dikarenakan tiga truk yang bermuatan batubara dan pasir saling mendahului dan akhirnya bertemu pada satu titik, sehingga jembatan tidak mampu menahan beban karena jembatan sudah tua.

Jembatan Widang sendiri dibangun pada tahun 1982 silam. (tiko)

 

Baca Juga : Jembatan Widang Patah, Lalin Gresik Jadi Padat