Berita DaerahPekerjaSidoarjo

Covid 19 Mereda Majelis Dzikir Pekerja Kembali Aktif

Setelah vakum selama lebih dari 6 bulan karena dampak dari pandemi Covid – 19, Tim Sosial Keagamaan Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC FSP LEM SPSI) Kabupaten Sidoarjo lewat Majelis Dzikir SABILILLAH mengatifkan kembali acara do’a bersama dan Istighotsah yang merupakan agenda rutin organisasi di bidang keagamaan.

“Semoga dengan diaktifkannya kembali do’a bersama dan Istighotsah ini, pandemi covid – 19 segera diangkat oleh Allah SWT dan segala persoalan perburuhan di Indonesia yang ada yaitu dengan disahkannya Undang – Undang No. 11 tahun 2020 (Omnibus Law Cipta Kerja) serta UMK / UMSK Jawa Timur segera mendapatkan solusi yang terbaik yang terbaik, sekaligus acara ini sebagai sarana penyampaian informasi organisasi dan ajang silturahmi seluruh Pimpinan Unit Kerja SPSI LEM Kabupaten Sidoarjo ” terang Maridin selaku Wakil Ketua DPC FSP LEM SPSI bidang Kesra yang sekaligus sebagai pembina Majelis Dzikir Sabilillah.
Acara do’a bersama dan istighotsah kali ini diadakan di rumah salah satu pengurus Pimpinan Unit Kerja (PUK) SP LEM SPSI PT. Fuboru desa Terung Kulon RT. 06 RW. 01Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo pada hari Sabtu, 07 Nopember 2020 jam 20.00 waktu setempat.

Pada kesempatan yang sama Moch. Soleh, S.Pd, S.H , Ketua DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Sidoarjo menyampaikan harapan – harapan organisasi kepada Majelis Dzikir Sabilillah dan beberapa informasi organisasi.
” Walaupun masih dalam situasi pandemi covid – 19, harapan organisasi Majelis Dzikir Sabilillah kembali dapat dilaksanakan secara rutin sebagaimana yang pernah kita laksanakan sebelumnya, karena agenda ini sebagai sarana untuk melakukan do’a bersama kepada Allah SWT. supaya segala permasalahan yang kita hadapi dimudahkan oleh Allah SWT. Pada kesempatan ini perlu juga saya sampaikan perjuangan – perjuangan organisasi, yang pertama masalah disahkannya Undang – Undang No. 11 tahun 2020 (Omnibus Law) ini langkah organisasi jelas, yaitu melakukan penolakan – penolakan baik melalui jalur hukum lewat Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi maupun aksi yang akan dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 10 Nopember 2020 dan Pengurus DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Sidoarjo bergabung dengan perwakilan dari SP LEM Jawa Timur akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi tersebut, kemudian yang kedua adalah masalah perjuangan kenaikkan Upah Minimum Kota / Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kota / Kabupaten Jawa Timur di masa pandemi covid – 19 setelah diterbitkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur No.188/498/KPTS/013/2020 tentang kenaikan Upah Minimum Propinsi (UMP) Jawa Timur tahun 2021 ” ungkapnya dihadapan sekitar lebih dari 60 (enam puluh) jamaah Majelis Dzikir Sabilillah DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Sidoarjo yang hadir.

Acara Majelis Dzikir Sabilillah diawali dengan kirim do’a kepada ahli kubur seluruh jamaah, dilanjutkan dengan istighotsah dan ditutup dengan do’a yang dipimpin langsung oleh Pembina Majelis Dzikir Sabilillah, Maridin.

Pewarta : Sumariyono

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close