Buruh Jatim Sepakat Dukung Gus Ipul

jatim.co Surabaya, Perwakilan dari para asosiasi buruh di Jawa Timur memastikan tetap solid mendukung Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di pilgub Jawa Timur.

Kepastian ini dikarenakan setelah melalui berbagai rangkaian dan pertimbangan. “Jadi kami sengaja mengundang Gus Ipul di sini, dan bukan paslon lain. Alasanya cukup beragam.

Tetapi, satu alasan pokok adalah Gus Ipul mau menampung aspirasi kami.” kata ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur Ahmad Fauzi, dalam diskusi yang bertajuk “Buruh Bertanya, Gus Ipul Menjawab” (22/3).

Ahmad Fauzi mengatakan, sebelumnya perwakilan buruh sudah mencoba melakukan pertemuan dengan cawagub Jatim, Emil Dardak. Sayangnya, lanjut Ahmad, Emil tidak bisa merealisasikan buruh lantaran ada kesibukan. “Pak Emil ada banyak kesibukan. Dan saya juga ada kesibukan. Pun demikian dengan Gus Ipul, juga mengaku ada kesibukan. Tetapi Gus Ipul masih mau menyempatkan waktu untuk kami

. Makanya, akhirnya kita undang Gus Ipul di acara ini.” lanjut Ahmad. Sebenarnya, lanjut Ahmad, selama ini memang komunikasi antara buruh dengan pemerintah provinsi Jawa Timur, selalu dengan Gus Ipul yang notabene menjabat sebagai wakil Gubernur Jawa Timur.

Memang, lanjut Ahmad, problema buruh yang dikeluhkan pada Gus Ipul selama ini, ada yang bisa berhasil direalisasikan solusinya, ada yang belum berhasil. Tetapi, paling tidak selama ini Gus Ipul telah mengawal buruh selama menjabat sebagai wakil Gubernur. “Nah, maka dari itu kalau Gus Ipul jadi Gubernur, kami berharap agar tetap ingat dan tidak lupa dengan problema buruh, seperti BPJS, PHK sepihak dan sebagainya.” kata Ahmad.

Merasa mendapat dukungan dari SPSI, Gus Ipul cukup sumringah dan berjanji akan membantu buruh sekuat tenaga agar bisa makmur. “Saya ingin menjadi bagian dari mereka, agar para pekerja ini bisa mendapatkan hak-haknya sebagai pekerja. Tetapi, mereka juga harus bisa menjaga usaha perekonomian di Jawa Timur.” kata Gus Ipul Gus Ipul berjanji, bahwa dia akan memastikan agar perusahaan yang berivestasi di Jawa Timur, bisa memakai para pekerja lokal. Paling tidak, pekerja lokal atau pengangguran korban PHK di Jawa Timur, bisa dikaryakan lagi daripada menggunakan pekerja dari luar Jawa Timur. (Joe)