BNNP Tembak Mati Kurir Sabu 1 Kg Untuk Perayaan Tahun Baru

Jatim.co Surabaya – BNNP Jatim kembali berhasil memutus jaringan peredaran gelap Narkotika jenis sabu seberat 1 kilogram yang dilakukan oleh jaringan Mojokerto. Dua tersangka yang diduga sebagai pengedar narkotika yang sudah menjadi target BNNP berhasil diamankan, salah satunya terpaksa diberi tindakan tegas oleh petugas karena melakukan perlawanan.
Tersangka yang ditembak mati tersebut adalah Bayu Ferdiansyah (23) warga Jalan Prajurit kulon Mojokerto.

Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol Fatkhurahman menjelaskan, tersangka pertama ditangkap di exit gate Suramadu, kamis (14/12) sekitar pukul 14.47 Wib. Penangkapan itu dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan terhadap jaringan Mojokerto yang dikendalikan dari Lapas Porong dengan pengendali yang dikenal dengan nama Rafa.

“Dalam penangkapan itu, diamankan barang bukti 1 Kg sabu-sabu, 3 unit HP, dan 1 unit mobil Daihatsu Luxio dengan nomor poisi L 1879FB” sebut jenderal bintang satu yang akan segera menyelesaikan tugasnya di Jawa timur dan menduduki posisi disalah satu direktur bidang Pemberantasan di BNN RI, jumat(15/12).

Tersangka mengaku dan terbukti akan melakukan pengiriman ke Mojokerto kepada seorang penerima yang sudah tidak asing bagi petugas BNNP karena sekurangnya sudah 3 kali menjemput peket narkotik dari jaringan lain, melalui jalur Bangkalan-Surabaya-Mojokerto.

Petugas melakukan pengembangan ke Mojokerto dan mendapati pengedar Kedua

“Saat dilakukan pengembangan, tersangka kedua berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan” jelas jenderal yang memimpin BNNP Jatim selama 10 bulan ini.

Kepada tersangka kedua an. Bayu Ferdiansyah tersebut terpaksa dilakukan tindakan tegas , dan dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara namun nyawanya tidak tertolong.

Selanjutnya tersangka yang berhasil diamankan di gelandang ke kantor BNNP Jatim guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Kepada tersangka akan di terapkan 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancamannya maksimal hukuman mati,” kata Fatkhurahman.(joe)

Keterangan foto : Nanang warga Sidoarjo anggota komplotan pengedar sabu yang ditangkap dan masih hidup.