Berita DaerahMadiun

400 Siswa Ikuti Kemah Bersama HW Di Kota Madiun

Jatim.co Madiun kota, Kwartir daerah (KWARDA) Hisbul Wathan ( HW) kota Madiun mengadakan kemah bersama di Lapangan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Kamis (13/9).

Kemah bersama ini dikuti oleh semua sekolah Muhammadiyah mulai dari SD Muhammadiyah, MI Muhammadiyah, MBS PROF HAMKA, SMP Muhammadiyah sampai SMA Muhammadiyah.peserta yang mengikuti kemah ini berkisar 400 siswa.

Kegiatan yang dilakukan oleh KWARDA HW Kota Madiun ini sudah menjadi agenda rutin setiap setahun sekali. Kemah yang dilakukan kali ini sangat unik karena dilakukan di tengah kota yang begitu banyak kendaraan lalu lalang dengan suara kebisingan. Namun karena ditengah kota ini, KWARDA HW ingin mengenalkannya kepada masyarakat sekitar bahwa di Indonesia tidak hanya ada PRAMUKA saja, tetapi HW pun juga ada disekolah – sekolah muhammadiyah khususnya di Kota Madiun.

Ketua KWARDA HW Kota Madiun, Suwardi mengungkapkan bahwa kemah ini merupakan sebagian dakwah kultural kepada masyarakat yang lebih dekat.” Kemah ini kami lakukan di tengah kota agar masyarakat bisa mengenal HW dan kegiatan yang kami lakukan seperti apa, sehingga masyarakat bisa ikut melihat dan menyemarakkannya. Disamping itu juga tujuan kami melatih anak – anak yang nantinya sebagai penerus HW ini memiliki jiwa sosial yang tinggi serta menambah wawasan lingkungan yang sangat luas, dan tahan terhadap apapun”. kata Suwandi.

Kedepan agar HW ini memiliki penerus perjuangan dari awal berdirinya sampai dengan waktu yang tidak ditentukan, seperti yang di pesankan oleh Jendral Suderman kepada kita semua yang intinya berjuang terus jangan bimbang meskipun pedang kita patah jangan takut dan bawa alat seadanya untuk perjuangan.

“jika berjuang maka berjuanglah dengan ikhlas jangan banyak mengeluh karena seorang pandu HW pantang untuk mengeluh”, terang Suwardi ketua KWARDA HW kota Madiun.

” Kemah ini kami lakukan di tengah kota agar masyarakat bisa mengenal HW dan kegiatan yang kami lakukan seperti apa, sehingga masyarakat bisa ikut melihat dan menyemarakkannya. Disamping itu juga tujuan kami melatih anak – anak yang nantinya sebagai penerus HW ini memiliki jiwa sosial yang tinggi serta menambah wawasan lingkungan yang sangat luas, dan tahan terhadap apapun”. kata Suwandi.

Kedepan agar HW ini memiliki penerus perjuangan dari awal berdirinya sampai dengan waktu yang tidak ditentukan, seperti yang di pesankan oleh Jendral Suderman kepada kita semua yang intinya berjuang terus jangan bimbang meskipun pedang kita patah jangan takut dan bawa alat seadanya untuk perjuangan.

“jika berjuang maka berjuanglah dengan ikhlas jangan banyak mengeluh karena seorang pandu HW pantang untuk mengeluh”, terang Suwardi ketua KWARDA HW kota Madiun.

Kepanduan Hisbul Wathan (HW) ini memiliki sejarah yang sangat panjang dan salah satu pendiri HW adalah tokoh pahlawan nasional, dia adalah KHA.DAHLAN yang seorang pendiri muhammadiyah sekaligus HW. Kemudian ada juga Jendral Soederman yang dijuluki sebagai bapak Pandu HW. Mereka adalah sosok pahlawan Indonesia yang membawa perubahan dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari tangan para penjajah. Namun saat ini kita tidak lagi berperang dengan penjajah secara fisik, tetapi perang dengan ideologi . maka gerakan pandu HW ini sebagai tameng utama dalam mempertahankan kedaulatan negara NKRI. (malikul)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close