Berita DaerahGresik

Pelanggar Protokol Covid Di Gresik Disidang Ditempat

Puluhan orang pelanggar protocol Kesehatan di Gresik terjaring pembedahan gabungan yang dilaksanakan di taman Kantor Bupati Gresik pada Senin( 14/ 9) siang. Para pelanggar tersebut langsung disidang ditempat, sebab Pemerintah sudah mempersiapkan pranata persidangan ditempat.

Semacam halnya di ruang sidang, sehabis dicatat para pelanggar tersebut langsung dihadapkan di depan hakim serta menempuh sidang. Sehabis jaksa membacakan tuntutannya, hakim mengatakan kesalahan pelanggaran yang sudah dicoba. Hamper seluruh terdakwa mengakui serta menyadari kesalahannya. Mendadak mereka membayar denda lewat transfer bank.

Sidang tersebut disaksikan oleh Bupati Gresik Dokter. Sambari Halim Radianto dekameter Wakil Bupati Gresik Dokter. Mohammad Qosim. Nampak pula seluruh anggota Forkopimda Gresik memantau sidang ditempat para pelanggar Protokol Kesehatan tersebut.

Nampak muncul melihat sidang tersebut ialah Penjabat Sekda Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Infantri Taufik Ismail, Pimpinan PN Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe serta Perwakilan Kejaksaan Negara Gresik.

Tadinya Bupati serta anggota Forkopimda Gresik melakukan rapat Koordinasi di Ruang Rapat Mandala Bakti Praja kantor Bupati Gresik. Mereka mangulas tentang penilaian disiplin penegakan Protokol Kesehatan di Kabupaten Gresik.

“ Rakor ini menindaklanjuti pertemuan bersama Gubernur, Pangdam serta Kapolda yang berlangsung kemarin” kata Bupati tentang rapat yang dicoba bersama Forkopimda serta para Kepala OPD Pemkab Gresik.

Bagi Bupati, bersumber pada informasi tingkatan kesembuhan Covid di Kabupaten Gresik menggapai 86% serta lebih besar dari rata- rata kesembuhan di tingkatan Propinsi Jawa Timur.

“ Aku berharap kepada seluruh pihak buat mempertahankan serta tingkatkan tingkatan kesembuhan ini sehingga dapat menggapai harapan” pinta Sambari.

Bupati berharap kepada Camat supaya tingkatkan kewaspadaan pada tiap desa yang terdapat di wilayahnya.

“ Jika butuh RT serta RW mencatat segala kegiatan warganya dan tamu yang tiba spesialnya yang tiba dari Zona merah serta zona gelap. Laporkan tiap kegiatan yang mencurigakan. Laporkan kepada Kepala Desa ataupun kepada Babinsa serta babinkamtibmas yang terdapat diwilayah tiap- tiap” tegas Bupati.

Kepada segala OPD supaya menunjang aktivitas ini mereka dimohon buat mensosialisasikan Perbup 22 tahun 2020 ini ke pasar, Industri, hotel, Mall, Pelabuhan, serta tempat lain.

“ Jangan terdapat kerumunan misalnya terdapat kompetisi pertandingan sepak bola ataupun nonton bareng kompetisi bola lewat layar lebar senantiasa dilarang. Kepada Dispora supaya menyurati para Kepala Desa atas larangan ini. Yang berarti Disiplin kenaikan penegakan Protokol Kesehatan ataupun DP3K. senantiasa wajib jaga jarak” tegas Sambari.

Berikutnya Bupati hendak lebih gencar lagi buat memberikan masker kepada warga. Ia memohon supaya seluruh lembaga buat turut memberikan masker kepada warga.

Terpaut pembagian masker, seluruh anggota Forkopimda menunjang serta melaporkan siap buat menolong. Perihal ini ditegaskan oleh Kapolres Gresik serta Dandim 0817 Gresik dan segala anggota Forkopimda lain turut menunjang.( tik)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close