Berita DaerahTuban

Begini Cara Camat Soko Hadapi Wartawan Bodrex

Jatim.co Tuban – Risih dan gerah atas prilaku oknum wartawan abal-abal atau yang kerab dikalangan jurnalis sendiri disebut “bodrek” serta dan oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), unsur Muspika Kecamatan Soko Kabupaten Tuban datangkan beberapa ketua organisasi kewartawanan guna memberikan pencerahan dan tips pada seluruh Kepala Desa (Kades) serta lembaga terkait, bagaimana menghadapi okunum wartawan “Bodrek”.

 

Kegiatan konferensi rutin yang dilakukan oleh pihak Kecamatan dan pada saat itu dilaksanakan di Balai Desa Gununganyar Kecamatan Soko tersebut, mengupas banyak terkait prilaku oknum wartawan “bodrek” yang ujung-ujungnya meminta uang saku selain menakut-nakuti para Kades atas suatu masalah di wilayahnya.

 

“Bukan beberati kita takut pada keterbukaan publik, akan tetepi cara-cara mereka (oknum wartawan.red) yang menurut saya tidak elok, oleh karena itu kita datangkan ketua oraganisasi wartawan yang ada di Kabupaten Tuban untuk memberikan pencerahan dan pemahaman bagimana cara kerja wartawan yang sebenarnya” kata Suwito Camat Soko kepada Jatim.co, Sabtu (01/04/2017).

 

Sementara itu, dari pengakuan dan keterangan sebagian besar Kades dan UPT terkait di Kecamatan Soko, mereka merasa terganggu menghadapi sejumah oknum wartawan. Para oknum wartawan “bodrek” ini hampir bisa dipastikan setaip bulan pasti mendatangi mereka dengan dalih silaturrahim.

 

“Kalau benar-benar silaturahim kami malah senang mas, tapi kadang tidak pulang-pulang dan secara tidak langsung menganggu aktifitas pelayanan kami pada masyarakat, mereka baru pulang kalau sudah dikasih uang saku, dan bahkan ada yang secara terang-terangan minta uang,” kata salah satu Kades yang namanya dirahasiakan.

 

Bahkan dari pengakuan Kades yang lain di Kecamatan Soko, ia pernah terpaksa melakukan cara yang dinalai melanggar hukum menghadapi para oknum wartawan dan LSM abal-abal. “Saya mengaku salah, dan saya yakin itu bukan wartawan beneran, oleh karena itu preman harus dilawan dengan cara preman,” kata Kades berwajah garang ini.

 

Kades lain juga bersyukur atas penjelasan dari ketua organisasi wartawan di Kabupaten Tuban, minimal ia mengetahui ciri-ciri wartawan yang profesional. “Saya berterimakasih, apalagi saat ini saya menerima data nama-nama wartawan dan medianya di Kabupaten Tuban,” kata Kades Prambontergayang.

 

Ditempat yang sama Kabag Humas Pemkab Tuban Drs. Agus Wijaya yang juga hadir dalam kesempatan tersebut, akan mengagendakan konferensi kecamatan di tempat lain dengan melibatkan organisasi kewartawanan di Kabupaten Tuban.

 

“Ini yang pertama, melihat keluh kesah dan pengakuakan para Kades dan UPTD terkait, kita akan mencoba koordinasi dengan Camat lain melakukan hal yang sama, saya yakin para Kades ditempat lain juga mengalami hal yang sama,” kata mantan Camat Montong ini.

 

Hadir dalam konferensi, selaian Kabang Humas, Kapolsek, Danramil, Camat, Kepala UPTD serta Kades se- Kecamatan Soko, juga Ketua PWI Tuban Pipit Wibawanto, dan Khoirul Huda Ketua Ronggolawe Press Solidarity (RPS) Tuban yang juga anggoata AJI Bojonegoro sebagai narasumber. (Rochim/J1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close