Berita DaerahTuban

Simulasi Pemadam Kebakaran untuk Penanganan Kebakaran Kilang Di Tuban

Jatim.co Tuban – Pemadam Kebakaran (Damkar) industri di wilayah Tuban, Jawa Timur, bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggelar simulasi penanganan bencana kebakaran kilang Tuban, Rabu (29/03/2017). Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Damkar ke-98  ini sebagai langkah awal mengantisipasi terjadinya kegagalan industri diantaranya di perusahaan pengolahan minyak berkapasitas 300 ribu Barel Per Hari (BPH) tersebut.

“Simulasi ini sebagai komitmen semua perusahaan untuk bersinergi memadamkan kebakaran khususnya di industri,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono, ketika ditemui Jatim.co, di sela-sela simulasi di Alun-alun Tuban.

Alasan dipilihnya Kilang Tuban sebagai pilot project simulasi, karena industri patungan Pertamina (persero)-Rosneft Oil Company ini memiliki resiko besar. Selain kebakaran, resiko paparan gas juga tinggi terhadap lingkungan.

Pasca simulasi ini kedepan BPBD bakal mengajak masyarakat di Kecamatan Jenu khususnya Desa Wadung, Mentoso, Rawasan, dan Kaliuntu melakukan kegiatan serupa. Hal ini sebagai tanggung jawab pemerintah untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) warga dalam menghadapi bencana.

BPBD juga meminta kepada semua perusahaan yang beroperasi di Bumi Wali (sebutan lain Tuban)  untuk memetakan resiko bencana dan mengedukasi masyarakat sekitar operasinya.

“Sejak tahun 2012 kami juga telah melibatkan 800 warga lebih di Kecamatan Soko dalam simulasi dampak bencana dari Lapangan Mudi, Blok Tuban,” jelasnya.

Masalah krusial yang harus dipahami masyarakat dalam setiap berdirinya industri pasti diikuti resiko bencana. Oleh sebab itu, warga perlu mamahami bencana apa saja yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Khusus kebakaran di Kilang Tuban, tim Damkar tidak memilih air, melainkan foam (busa) sebagai bahan pemadam. Hal ini karena sifat air tidak dapat bersatu dengan minyak.

Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, meminta semua tim Damkar sigap memadamkan insiden kebakaran di wilayahnya.

“Ini sesuai misi Damkar, yakni jangan pulang sebelum api padam,” tegasnya.

Perlu diketahui, diantara industri yang terlibat dalam simulasi kali ini, yakni PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI), PT Semen Gresik, Semen Holcim, dan Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ). (Rochim/Murod J3)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close