Berita DaerahTuban

Berantas Arak Harus Bersama-sama

Jatim.co Tuban – Sentra produksi arak, terutama di Kecamatan Semanding ternyata belum sepenuhnya hilang di kabupaten berjuluk Bumi Wali ini. Baru-baru ini, petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Kepolisian berhasil menggerebek dan mengamankan 18 ribu liter miras dari tiga rumah produksi di Kecamatan Semanding.

Mensikapi masih maraknya produksi dan peredaran miras tersebut, Ketua Dua Bagian Eksternal Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tuban, M. Mahfudz Muntaha, mengatakan, perlu ada pemberantasan sacara bersama-sama atas industri dan peredaran miras di kabupaten ini, agar Bumi wali benar-benar bebas dari Miras.

“Miras adalah musuh kita bersama, maka penyelesaian harus kita lakukan bersama,sama sesuai porsinya, masyarakat, penegak hukum dan pemerintah,” kata Mahfudz Kepada Jatim.co Selasa, (24/01/2017).

Dijelaskan Mahfudz, porsi pertama adalah penegak hukum yang harus lebih tegas menindak terhadap semua pelanggaran undang-undang atau peraturan daerah (Perda). Dalam hal ini produsen, pengedar serta komponen yang terlibat didalamnya.

Selanjutnya pemerintah daerah,  yang harus membuat kebijakkan kaitanya denga pemberdayaan sebagai solusi alternatif pekerjaan guna mencegah serta meminimalisir sirkulasi peredaran miras.

“Terakhir adalah komponen masyarakat, bersama-sama harus mendorong gerakan bersama dalam mencegak peredaran miras, misalnya melapor jika mengetahui kegiatan mencurigakan kaitanya dengan produksi arak,” papar Mahfudz.

Sementara itu, kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Media, Pemkab Tuban, Drs. Agus Wijaya saat dikonformasii mengatakan, kalau pemerintah sudah berupaya keras memberantas, salah satu wujud kongkritnya adalah penutupan seluruh industri arak di wilayah Kecamatan Semanding sebagai sentra produksi miras.

“Pasca itu, produksi mereka sembunyi-sembunyi. Pemkab juga sudah mengeluarkan kebijakan. Untuk itu, oleh karena itu, operasi tetap dilaksanakan, jika ada info keberadaan produsen arak, maka akan langsung digrebek,” tegas Kabag Humas Pemkab Tuban. (Rochim/j1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close