Berita DaerahTuban

Pedagang Ikan Asap Berharap Perhatian Pemkab

Jatim.co Tuban -Pedagang ikan asap menjamur di Jalan Panglima Sudirman, tepatnya di di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten setempat. Pedagang ini terus bertambah setiap tahun dari hanya beberapa pedagang hingga puluhan pedagang.

Sumayati (54) seorang pedagang ikan asap yang berada di tempat itu mengungkapkan, dahulu hanya dia dan satu orang lagi yang berjualan sekaligus mengasapi ikanya dijalan itu, namun seiring dengan berjalanya waktu, pedagang ikan asap semakin banyak dan jumlahnya kini memcapai kurang lebih 30 pedagang.

“Duluh hanya saya, bakar disini dan dijual disini juga, sekarang sudah banyak,” kata Sumiyati kepada jatim.co, Kamis (04/01/2017).

Disampaikan warga Kelurahan Karangsari itu,  berjualan dipinggir jalan ini sudah dilakukannya bertahun-tahun, meski sebenarnya lokasi yang digunakan tidak cukup aman karena berada dijalur utama pantura Tuban. Para pedagang juga menggunakan badan jalan sebagai tempat berjualan dengan menggelar meja dagang dan payung.

“Pinggir jalan kadang gak enak kalau lagi ramai dan banyak kendaraan, apalagi kalo ada pembeli parkir dijalan kadang juga jadi perhatian petugas,” katanya.

Pedagang ini berharap, deretan pedagang ikan asap yang sekarang berpotensi menjadi ikon Bumi Wali ini, diberikan fasilitas oleh pemerintah setempat, apalagi ini juga sudah menjadi penggerak ekonomi sedikitnya 30an kepala keluarga yang berjualan ikan asap dilokasi sepanjang Jalan Panglima Sudirman di Kelurahan Karangsari.

“Kalau pemerintah memperhatikan ya bagus, ini di pinggir jalan, mungkin dibuatkan pasar begitu,” harap ibu empat anak ini

Gayung bersambut, menanggapi pernyataan pedagang soal harapan mereka ahar diperhatikan, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagngan dan Koperasi, Kabupaten Tuban, Farid Achmadi mengaku, pihaknya sudah memikirkan tempat bagi para pedagang, namun tempatnya harus berada disekitar lokasi pedagang saat ini agar tidak terlalu jauh.

“Kita sudah memikirkan itu, malah kami pernah membahas, ada pasar khusus ikan asap di depan kantor perikanan, yang jaraknya tidak terlalu jauh,” terang Farid.

Meski sudah ada wacana pasar khusus ikan asap, sejauh ini belum ada kepastian kapan akan direalisasikan, namun potensi itu kata Farid harus segera digarap, agar tidak menganggu jalan.

“Itu potensi bagus, dulu beberapa orang pedagang, sekarang sudah 30 lebih data kami, ini berarti tumbuh dari bawah yang berpotensi terus berkembang lagi,” pungkasnya. (Rochim)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close