BanyuwangiBerita Daerah

Mahasiswa Uniba Yang Hilang Saat Diklatsar Belum Ditemukan

Jatim.Co, Banyuwangi –  Pencarian  mahasiswi Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba), Rita Martha Ayu (18) yang mengikuti Ditlatsar Pencinta Alam dilakukan Petugas gabungan Polsek Licin, Posramil Licin, BasarNas, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pencarian dilakukan  di air terjun Kedung Lowo, Dusun Ledok, Desa Jelun, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Minggu (13/11/16 ) kemarin.

Usaha petugas mencari jenazah mahasiswi semester 1 jurusan F MIPA Pendidikan Matematika, Uniba tersebut, terkendala kondisi medan. Derasnya aliran sungai dan kedalaman lokasi air terjun yang mencapai 8 meter.

“Semalam sampai jam 8 malam belum ditemukan, jam 6 tadi kita mulai lagi pencarian, fokusnya sekitar lokasi kejadian,” ucap Kabid Kedaruratan BPBD Banyuwangi, Eka Muharam, Senin (14/11/2016).

Sejak dikabarkan Hilangnya Rita Martha Ayu (18), minggu siang, dalam pencarian, petugas melakukan penyelaman di air terjun tempat tenggelamnya mahasiswi asal Desa Galekan, Kecamatan Wongsorejo. Selain itu, penyisiran dari hulu hingga hilir sungai juga terus dilakukan Petugas gabungan  hingga jarak 500 meter, tapi hingga hari ini belum membuahkan hasil.

 

“Harapan kami, hari ini bisa ketemu dan pada pengelola lokasi, karena sudah menjadi destinasi pariwisata harus memprioritaskan faktor keselamatan,” pungkas Eka Muharam.

 

Kapolsek Licin, AKP Jupriyadi, juga mengaku sangat menyayangkan terjadinya insiden yang mengakibatkan hilangnya mahasiswi ini. Terlebih, dalam melakukan arung jeram, korban bersama lima orang temannya, Sulistianingsih, Umi Farida, Andri Saputra, Dwi Bagus Ardiansyah Dan Made Wardana, hanya menggunakan alat seadanya. Sebagai pengendali laju perahu karet bukanlah dayung, tapi hanya batang bambu. Labih fatal, itu dilakukan dengan tanpa menggunakan pelampung. Padahal, korban tidak bisa berenang.

 

Sebelumnya, Minggu (13/11/2016) mahasiswi Uniba, Rita Martha Ayu, tenggelam saat arung jeram bersama lima orang teman yang rata – rata anggota Mapala Uniba. Perahu yang mereka tumpangi terbalik di air terjun Kedung Lowo, Dusun Ledok, Desa Jelun, Kecamatan Licin, Banyuwangi.  (Jop,Bwi)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close