Berita DaerahTuban

Awas Lho Ikan Berformalin Bisa Picu Sel Kanker

Jatim.co Tuban – Meluasnya sebaran makanan maupun ikan yang ditengarai berformalin di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur menjadi perhatian serius dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban. Karena konsumsi makanan yang mengandung formalin dapat memicu penyakit kanker.

“Harus hati-hati ketika memilih makanan kemasan, maupun ikan,” kata Kepala Dinkes Tuban, Saiful Hadi, kepada Jatim.co, ketika ditemui di kantornya, Senin (07/11/2016).

Saiful menegaskan, peredaran makanan yang mengandung formalin sangat berbahaya bagi tubuh manusia. Bahkan dapat memicu sel kanker dalam tubuh, maupun berujung pada kematian jika dosisnya tinggi.

Lebih parahnya lagi jika formalin tertelan, dan masuk ke dalam tubuh manusia dapat merusak organ pencernaan. Pada mulanya pertama akan muncul sensani terbakar di kerongkongan, tenggorokan, hingga perut pun merasa terbakar.

“Sebenarnya formalin adalah bahan pengawet fornitur, atau kayu,” imbuhnya.

Melihat data yang dikantongi Dinas Perikanan dan Kelautan, pihaknya prihatin dengan maraknya ikan asin, dan pindang yang berformalin. Padahal kedua makanan tersebut saat ini menjadi menu primer bagi sebagian masyarakat pedesaan.

“Saat ini terpenting masyarakat mengetahui ciri-ciri makanan yang mengandung formalin,” jelasnya.

Semakin cepat mengetahui ciri makanan atau ikan berformalin, resiko kanker dapat dideteksi sejak dini. Ciri yang paling mudah mengenali makanan berformalin yakni tekstur maupun tampilan luar dan lalat pun tidak mau hinggap.

Sementara, Kabid Pengolahan Hasil Perikanan (PHP) Dinas Perikanan dan Kelautan Tuban, Pujianto, membenarkan jika ikan berformalin sudah menyebar di 20 kecamatan. Paling banyak di Kecamatan Bancar, dan Palang.

“Untuk kecamatan lainnya juga sama, di beberapa pasar tradisional juga ditemukan ikan berformalin,” tutupnya. (Rochim/j1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close