Berita DaerahTuban

Pengusaha Ikan Asin Diciduk Karena Gunakan Formalin

Jatim.co Tuban – Polres Tuban berhasil menciduk Ridwan (54) warga Desa Pabean, Kecamatan Tambakboyo, karena menggunakan formalin untuk bahan pengawet makanan dan memakai LPG 3 Kilogram subsidi dalam operasional pabrik pengelolaan ikan asin.

Penangkapan ini dilakukan di gudang pengolahan ikan asin milik tersangka sendiri, setelah adanya laporan dari masyarakat terkait penggunaan formalin untuk pengawet makanan.

Ridwan melakukan pengasinan ikan dengan cara ikan yang masih segar direbus menggunakan gas LPG 3 Kilogram subsidi untuk warga miskin, setelah direbus ikan tersebut diberi bahan tambahan pengawet berupa formalin agar tetap segar untuk distribusikan.

Ikan asin tersebut dijual di Lamongan dan Surabaya dengan pengiriman sekitar 60-80 dus perhari yang 1 dusnya berisi 3,5 Kilogram ikan asin.

“Kami tangkap karena menggunakan formalin untuk makanan dan LPG bersubsidi untuk warga miskin yang seharusnya menggunakan LPG untuk Industri”, ujar Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad kepada Jatim.co,Selasa (01/11/2016).

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni 164 tabung gas LPG 3 Kilogram, 2 jirigen formalin yang berisikan 25 Liter per jurigen, 1 dus ikan asin, 6 kompor gas dan 2 dandang merebus ikan.

Kini tersangka terjerat Pasal 53 C UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas dengan ancaman maksimal 3 Tahun penjara dan Pasal 136 B UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman maksimal 10 Tahun penjara.

“Tersangka kini terjerat 2 pasal yakni pasal tentang Migas dan pasal tentang pangan”, lanjutnya. (Rochim/j1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close