Surabaya

Pasangan Siri Ini Kompak Gelapkan Motor

Jatim.co Surabaya- Meski masih menikah sirih, pasutri (pasangan suami istri) ini sangat kompak, dan setia dalam menjalani keadaan baik suka maupun duka, namun, kekompakan yang dilakukan wanita bernama Siti Nur’Aini terhadap suaminya ini tidak patut ditiru. Sebab, warga Jalan Rajawali no 47 Surabaya ini kompak mencuri sepeda motor teman yang sudah dikenalnya selama kurang lebih dua tahun.

 

Kapolsek Tambaksari, AKP David Triyo Prasojo mengatakan, modus yang digunakan pelaku yakni dengan meminjam motor korban yang bernama Eka Mei Wulandari dengan alasan digunakan untuk mengambil uang di Tanjung Bumi Bangkalan. Setelah motor Honda Beat bernopol L 4289 BA ini diserahkan, pelaku dengan suaminya menggadaikan motor tersebut di daerah Madura sebesar Rp 4 juta. “Motor korban oleh pelaku bukannya di kembalikan, malah di gadaikan di daerah Madura,” jelas David, jumat (28/10/2016).

 

Mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Tambaksari yang di komandoi langsung oleh AKP Nadiar langsung memburu pelaku.

 

Saat mendapatkan informasi dari korban bahwa pelaku berada di dalam Diskotik Station Jalan Tunjungan Surabaya, petugas langsung bergegas menuju lokasi tersebut. “Tersangka kami tangkap di sebuah Diskotik Jalan Tunjungan,” tambah mantan Kasatlantas Polres Kota Malang, AKP David.

 

Dalam menjalankan aksinya, pelaku di bantu oleh sang suami untuk menjual motor tersebut. Namun, suami sirihnya yang bernama Edi alias Paodi (23), sudah diringkus oleh Unit Reskrim Polsek Tegal sari dengan kasus pencurian kendaraan bermotor. Dihadapan petugas, pelaku mengaku  uang hasil penipuan tersebut selain di gunakan untuk kehidupan sehari-hari juga di gunakan untuk berpesta di diskotik. “Suami saya di tangkap Polsek Tegal Sari, saya buat pesta di diskotik dan kehidupan sehari-hari,” aku Siti.

 

Akibat perbuatanya, kini wanita yang akrab di panggil Nuri ini harus menyusul suaminya di balik jeruji besi Polsek Tambaksari.

 

Meski keduanya berbeda tempat, namun kekompakan yang tidak pada tempatnya membuat keduanya terjerumus di sel penjara, untuk perbuatannya, pelaku akan di jerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. (Joe/j1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close