Berita DaerahNganjuk

Ini Alasan PLT Sekda Nganjuk Pilih Mundur

Jatim.co Nganjuk, Jabatan Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Nganjuk yang dijabat oleh Agus Wahyudi kembali kosong, menyusul ditariknya Mantan Sekda Kota kediri menjadi Staf ahli Gubernur. Meski menurut aturan SK Plt berlaku hingga enam bulan namun Agus secara sah telah kembali menjadi staf Gubernur terhitung sejak 20 Oktober 2016. Sehingga praktis Agus hanya menjabat selama 4 bulan sebagai Sekda sementara.

Kepastian kosongnya posisi Strategis di jajaran Eksekutif ini dipertegas dengan digelarnya acara perpisahan yang digelar di Aula Pendopo Kabupaten Nganjuk, acara yang digelar Senin (24/20/2016) kemarin berlangsung sekitar 1,5 jam dihadiri oleh Wakil Bupati Abdul Wakhid Badrus dan sejumlah SKPD.

Terk ait teka teki Pengganti Agus wahyudi, Bupati Nganjuk Tufiqurrahman belum berani buka suara, namun pihaknya mengaku akan segera mengirimkan nama pengganti jabatan Penting ini ke Gubernur, “Akan segera kita kirimkan nama penggantinya” Ujar Bupati Kepada awak media.

Taufiq menambahkan, Pengganti Agus nantinya harus Pejabat yang profesioanl memenuhi kriteria, karena posisi tersebut nantinya akan sangat vital terkait Rancangan Anggaaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2017. Sebab menurut Pria asal jombnpang ini Sekda secara otomatis menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah ( TAPD).

Senada dengan Bupati, Plt Badan Kepegawaian Daerah ( BKD) Nganjuk Muh Yasin mengaku sedang menyiapkan berkas nama yang akan diusulkan, dari sejumlah nama yang muncul nantinya hanya satu yang diusulkan,” Ya yang seniorlah yang di siapkan minimal eselon dua” Ungkap Yasin saat di hubungi Jatim.co via Mobilephone Selasa(25/10/2016).
Seperti yang diberitaka sebelumnya, Agus Wahyudi adalah pejabat Plt yang mengisi jabatan Sekda yang sebelumnya di jabat Masduqi , Belakangan Masduqi berstatus non aktif akibat terlibat kasus Korupsi Seragam Batik senilai 6,03 Milyar.

Sementra sumber internal menyebutkan, mundurnya Agus sebagai Plt disebabkan karena ketidak nyamananya dirinya atas sejumlah masalah yang dihadapi oleh Pemda Nganjuk, Dia juga heran terkait tidak tersedianya anggaran makan minum bagi PNS. “Saya tidak menyangka di kabupaten Nganjuk banyak permasalahan seperti ini, anggaran mamin bagi PNS saja masak tidak ada,” ujarnya kepada awak media usai menghadiri rapat Badan anggaran (Banggar) beberapa waktu lalu.(Din)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close