Berita DaerahTuban

JLS Tuban Masih Berperkara

Jatim.co Tuban – Persoalan Jalan Lingkar Selatan (JLS) atau Ring Road  masih belum terselesaikan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dan kembali memasuki ranah hukum.

sebanyak 10 orang pemilik tanah, di Desa Kembangbilo, Kecamatan Kota, Tuban, menggugat panitia pembebasan JLS. Gugatan tersebut ditujukan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tuban dan Pekerjaan Umum (PU).

“hari ini sidang yang kedua dengan agenda jawaban dari tergugat sama bukti surat dari pemohon. Inti gugatan adalah ganti rugi untuk jalan lingkar di Desa Kembangbilo dinilai tidak adil”, jelas Humas PN Tuban Donovan Akbar, yang juga menjadi Hakim Anggota susia sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tuban, kepada Jatim.co ,Senin (24/10/2016).

Sementara itu, Kuasa Hukum warga korban pembebasan JLS, Choliq, menilai bahwa tim penilai yang ditunjuk oleh Pemeritah Daerah tidak profesional dalam menilai harga tanah untuk ring road.

“Tim penilai tidak profesional dalam menilai harga, dimungkinkan tim penilai ada titipan dari Pemerintah Daerah. Salah satu contohnya perbedaan harga, Harga tanah di pinggir jalan milik klien saya yang rasionalnya lebih mahal, justru milik warga lain yang posisinya di dalam jauh dari jalan justru lebih mahal,” tegas Choliq.

Choliq menjelaskan, sebelum gugatan ini dilayangkan ke PN Tuban, pihaknya sudah mengajukan surat permohonan musyawarah kembali ke Bupati tembusan ke PU dan BPN Tuban, sayangnya surat itu tidak ada jawaban hingga berlangsungnya gugatan.

“Sebelum kita mengajukan gugatan ke PN Tuban, klien kami sudah mengajukan permohonan ke Bupati dan kami berikan tembusan ke BPN dan PU, pengajuan permohonan musyawarah itu juga diatur dalam peraturan. Tapi tidak ada jawaban sama sekali,” pungkas Choliq. (Rochim)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close