Berita DaerahNganjuk

Nama Dicoret, Anggota BPD Lapor Ke Dewan

Jatim.co Nganjuk, Puluhan warga asal Desa Tembarak mengadu ke DPRD Nganjuk terkait Silang sengkarut penyusunan Pengurus Badan Permusyawaratan Desa ( BPD) Tahun 2015 Desa Tembarak Kecamatan Kertosono Nganjuk Jawa Timur.

 

Pasalnya Kepala Desa  Reda esusiati, dituduh warga telah membentuk pengurus BPD tanpa melalui mekanisme yang berlaku bahkan melakukan penunjukan langsung Kepengurusan BPD tanpa melibatkan kepengurusan sebelumnya,  tak ayal  hal ini memancing kekecewaan warga.

 

Menurut Susiyanto warga setempat,  penyusunan BPD tanpa melibatkan warga dan tokoh masyarakat patut diduga ada permainan, pihaknya menuduh Kades telah menyalahgunakan wewenang” Kami khawatir ada penyalahgunaan wewenang yang akan merugikan warga ” ungkap  Susianto saat ditemui Jajaran Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BAPEMASPEMDES) dan sejumlah anggota Komisi A  Jumat (14/10/2016).

 

Senada dengan Karyanto, salah seorang anggota BPD yang juga ikut serta ikutb’ Ngluruk’ kekantor DPRD  mengaku, awalnya dirinya ditunjuk menjadi salah satu pengurus BPD oleh Kades lama pada tahun 2013 bersama sembilan anggota yang lain, setelah dua tahun  bekerja dan berganti dengan Kades baru namanya tidak ada dalam daftar kepengurusan yang baru.

 

Meski awalnya namanya juga turut dicantumkam serta diusulkan ke BAPEMASDES. Namun setelah SK turun dua nama telah dicoret

” Setelah SK baru turun  nama saya dan dua yang lain dicoret, ini jadi pertanyaan kami” Ujar karyanto saat ditemui Jatim.co Usai curhat ke anggota Komisi A diruang Ketua DPRD Nganjuk.

 

Ketua Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa BAPEMASPEMDES  Gunawan Widagdo mengaku, Pihaknya akan mencarikan solusi terbaik masalah pengurus BPD Desa Tembarak, menurutnya terkait mekanisme yang benar akan menjadi kajian dan pembahasan di jajarannyan.

 

Mantan Kepala Kantor Kesbanglinmaspol ini mengaku siap mengakomodir usulan warga dan mencari penyelesaian bersama” makanya kita duduk bersama untuk mencari solusi agar yang tidak menyalahi aturan” Ujar Gunawan usai menemui warga bersama anggota Dewan.

 

Mariyanto anggota DPRD dari Komisi A menjelaskan, Pihaknya mengaku baru sekedar menemui dan mendengarkan Aspirasi sejumlah warga Desa Tembarak, Pihaknya mengaku akan mempelajari mekanisme yang berlaku”

Kita pelajari dulu aturanya, nanti kita panggil lagi pihak terkait dan Bappemas untul dibahas leboh lanjut” Ujar Maryanto Politisi asal PDIP .( Din/j1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close