Berita DaerahNganjuk

IBI Nganjuk Berkomitmen Profesional Dan Tuntas Dalam Layanan

Jatim.co Nganjuk – Menjadi seorang Bidan adalah panggilan jiwa,  profesi yang banyak membantu proses kelahiran kaum Ibu ini  tidak setiap orang mau dan mampu menjalani dengan Konsisten.

 

Selain karena tuntutan profesi yang harus mampu dengan ihlas melayani masyarakat setiap saat juga harus bersikap profesional, namun tidak kaku,” Kondisi apapun harus dapat melayani dengan senyum, profesionsl dan tuntas dalam layanan” Ujar Suhartatik Kundariana, SST, MMKes Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Nganjuk.

 

Wanita asal Desa Sekaran kecamatan loceret Nganjuk ini memiliki Visi yang cukup menantang dalam mengelola roda Oraganisasi, Pasalnya ditangan Bidanlah Proses awal generasi bangsa ini bermula. Jika Kelahiran Ibu bisa dijamin standar kesehatan dan layanan yang maksimal maka akan menjamin perkembangan Generasi sehat yang mampu bersaing di era global.

Oleh karena itu menurutnya yang utama, seorang Bidan harus selesai urusan kesehatan Pribadi keluargan dan lingkungan yang lebih luas” Harus sehat, dinamis dan cekatanlah” Ujar Wanita yang akrab dipanggil Bu Kun saat ditemui Usai mendampingi Lomba Senam Oleh Perwosi di GOR Bungkarno Nganjuk Minggu (9/10).

 

Pegawai yang aktif sebagai PNS dibawah Dinas Kesehatan Nganjuk ini mengaku, meski tugas harian seorang Bidan tidak ringan tetapi juga harus aktif mengikuti berbagai kegiatan, baik yang berkaitan dengan peningkatan Skill maupun kegiatan Sosial yang berhubungan dengan kesehatan,” Salah satunya berpartisipasi lomba senam ini kan untuk menjaga kebugaran agar lincah dengan mobilitas tinggi” Ujar Wanita kelahiran  Kediri 14 Sept 1968.

Sementara IKA HERAWATI,S.Sos, SST yang juga pengurus IBI ikut menambahkan, selain kegiatan yang berkaitan dengan Sosial juga  menggelar Pelatihan peningkatan Kemampuan ( Skill) para anggotanya secara berkala, diharapakan dengan adanya pelatihan para Bidan semakin terampil dalam menangani berbagai masalah yang berkaitan dengan Neonatal dan Prenatal

( Kelahiran dan Kehamilan).” Kita juga baru saja pelatihan MU minggu kemarin,  sebagai syarat memperoleh STR ” Urai Bidan asal Kecamatan Ngetos ini yang menjabat sebagai Seksi Pendidikan dan Pelatihan di IBI Nganjuk.

 

Berdasarkan data yang dihimpun, Anggota aktif  IBI Nganjuk berjumlah 704 Orang yang tersebar diberbagai Puskesmas milik Pemerintah maupun Swasta serta disejumlah Desa, kebutuhan masyarakat di Desa keberadaan Bidan Desa sangat dibutuhkan dan jumlahnya terus bertambah seiring bertambahnya jumlah penduduk,” Berdasarkan analisa kebutuhan, Kita masih membutuhkan banyak Bidan Desa” Ujar Guruh Hariwibowo kabid Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Nganjuk  saat menghadiri Maklumat Layanan oleh Puskesmas Kecamatan Berbek di Desa Bendungan kecamatan Berbek Nganjuk (5/10) lalu.(Muh.Roissudin/j1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close