Berita DaerahTuban

7 Santri Hilang Di Bengawan Solo

Jatim.co Tuban – Sebanyak 25 santri di pondok pesantren Langitan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur tenggelam di sungai Bengawan Solo, Jumat (7/10/2016).

Dari 25 orang tersebut, sebanyak 18 orang berhasil diselamatkan sedangkan 7 orang masih belum ditemukan.

Peristiwa itu terjadi saat mereka hendak liburan dan ingin bermain ke kecamatan Babat Lamongan. Setibanya di tengah sungai yang berbatasan dengan Desa Ngadirejo, Kecamatan Widang dengan Dusun Tambangan, Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, perahu yang ditumpangi para santri tenggelam.

“Yang nyabrang (menyeberang) sebanyak 25 santri saat di pertengahan sungai tiba-tiba perahu terbalik,” ungkap pengurus santri Ponpes Langitan, Toyib, kepada Jatim.co (07/10/2016).

Dugaan sementara perahu yang ditumapng para santri kelebihan muatan, sehingga perahu tersebut oleng dan tenggelam.

Sementara itu, penambang perahu yang diketahui bernama Markat (61) Warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Widang, Tuban masih diamankan ke Polsek Babat, Lamongan, untuk dimintai keterangan.

PLT Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono, menerangkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Setelah mendapat laporan tenggelamnya santri Ponpes langitan itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan BPBD Lamongan dibantu anggota Polsek dan Muspika Kecamatan.

“Kita akan maksimalkan pencariannya bersama petugas gabungan, baik dari Tuban dan Lamongan,” tegas Joko. (Rochim/j1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close