Berita DaerahTuban

Misteri TKD Purworejo mulai ada titik terang

Jatim.co Tuban – Warsono selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Purworejo Kecamatan Jenu Tuban mengusut kembali Tanah Kas Desa (TKD) yang selama ini belum terselesaikan atas perbuatan yang dilakukan oleh mantan Kepala Desa yang menjabat pada tahun 1995 dengan menjual TKD kepada PT. Tuban Panca Utama (TPU)  yang seluas 20,1 hektar menjadi tukar guling tanah.

PT. TPU sudah pernah melakukan transaksi jual beli sesuai dengan Notaris senilai Rp 403.940.000 sebagai ganti TKD Desa Purworejo berdasarkan Notaris Nomor 1064/1996 tertanggal 02 Mei 1996 tentang kompensasi terhadap Desa Purworejo dari PT. TPU senilai 174.785.000 dan tukar guling tanah di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu Tuban.

Tanah yang seluas 20,1 Ha tersebut sudah difungsikan dan dimasukan di Pendapatan Asli Desa  (PAD) oleh Muksamiadi, Kades yang menjabat mulai 1996 sampai 2012. Kemudian untuk keduanya, Muksamiadi terpilih kembali sebagai Kepala Desa Purworejo.  Anehnya, kata Warsono, setelah menjabat kepala desa kedua kalinya, tiba-tiba hasil dari TKD tersebut beralih menjadi penghasilan dari  Hj. Rumiasih yang rumahnya di Dusun Krajan, Desa Sambong Gede Kecamatan Merak Urak Tuban sebagai bibi dari Muksamiadi.

“tanah tersebut sekarang  tidak dikuasai dan dikelola oleh Pemerintah Desa, akan tapi dikuasai oleh Hj. Rumiasih dengan disewakan pada warga tani sekitar tanah sebanyak 8 orang dengan seluas 20,1 Hektar selama 3 sampai 4 tahun yang uangnya untuk pribadinya”terang Warsono, Rabu (05/10/2016).

Ada angin segar yang didapt warga Desa Purworejo dengan pengukuran TKD  dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) supaya jelas status dari tanah tersebut dan dapat dikelola kembali oleh desa dan menjadi PAD Purworejo.
Dengan hasil pengukuran tanah ini sesuai dengan surat Gubernur bisa langsung  masuk di PADes. “Dalam  periode kepala desa ini yang saya tahu tidak pernah ada pertanggungjawaban, sehingga ini akan kami perjuangkan atas apa yang semestinya tanah tukar guling ini masuk di PAD sesuai surat Gubernur”pungkasnya. (Rochim/prast)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close