Berita DaerahTuban

Warga Desa Rahayu Tolak Hasil Kajian Amdal Flare Gas

Jatim.co Tuban – Masyarakat Desa Rahayu menolak adanya sosialisasi hasil penelitian dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Tekenologi Sepuluh Nopember (LPPM ITS) Surabaya terkait dampak flare gas Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ) kepada warga Desa Rahayu di Kantor Kecamatan Soko.

Penolakan adanya sosialisasi tersebut dikarenakan masyarakat lebih memilih adanya pembayaran kompensasi daripada hasil penelitian. Bahkan saat pihak dari ITS akan memberikan penjelasan terkait hasil dampak flare, warga lalu menghentikannya.

 

“Kita hanya ingin kompensasi segera dibayarkan bukan hasil Kajian penelitian”, ujar Kepala Desa Rahayu, Sukisno, Senin (03/10 2016).

Sukisno melajutkan bahwa pihak masyarakat tidak percaya kepada hasil penelitian ITS sebab hasilnya tidak sesuai seperti yang ada di lapangan, sehingga masyarakat Rahayu lebih ingin diadakan kajian ulang dengan pihak yang lain.

“Kita ingin hasil yang sesuai, maka warga sepakat untuk mengadakan kajian ulang”, lanjutnya.

Field Admin Superintendent JOB P-PEJ, Akbar Pradima tidak bisa berbuat apapun, dirinya hanya bisa untuk menyampaikan keinginan masyrakat ke SKK Migas sebab masyarakat lebih memilih untuk tidak mendengarkan tentang hasil penelitian dampak flare.

 

“Saya berpikir apa lagi yang bisa sampaikan ke SKK Migas karena hasil kajian belum sempat kita sampaikan ke masyarakat”, ujar Akbar.

 

Bila masyarakat mengingikan untuk mendengarkan hasil penelitian, lanjutnya, maka dirinya akan mudah untuk menyampaikan ke SKK Migas untuk tetap memberikan uang kompensasi di bulan Januari sampai Juni 2016.

 

Bila mengikuti keinginan masyarakat untuk dilakukannya kajian ulang, maka secara regulasi pasti akan deadlook, namun semua akan dikembalikan kepada pihak SKK Migas selaku penyelenggara dan JOB P-PEJ.

 

“Bila ingin dikaji ulang maka nantinya akan deadlook, kecuali bila SKK Migas punya pemikiran yang lain maka itu lain lagi”, sambungnya.(Rochim/j 1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close