Berita DaerahTuban

Bengawan Solo Siaga 2

Jatim.co Tuban – Hujan yang masih turun di beberapa desa di Kabupaten Tuban bagian selatan membuat volume debit air Bengawan Solo kini memasuki vase siaga.

Menurut Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tuban, Joko Ludiono mengatakan hasil pengamatan titik pantau oleh UPT PSDA Bojonegoro saat ini Tinggi Muka Air TMA di pintu Babat sudah memasuki siaga 2 atau pada pukul 15.00 WIB. Papan duga tren telah naik menjadi 7.63 pieschaal yang sebelumnya 7.60 pieschaal pada pukul 09.00 WIB.

Sedangkan, titik pantau lainnya telah mengalami penurunan, di Karangnongko mengalami dari 25.80 pieschaal menjadi 24.63 pieschaal dan titik pantau di Bojonegoro mengalami penurunan dari 13.97 pieschaal menjadi 13.50 pieschaal pukul 15.00 WIB.

“Bertambahnya debit air tersebut dikarenakan pintu Waduk Gajah Mungkur dibuka kemarin”, ujar Joko melalui pesan singkat, Sabtu (01/10/2016).

Untuk mengantisipasi adanya banjir akibat meningkatnya debit air Bengawan Solo, BPBD Kabupaten Tuban telah menyiapkan  personil, logistik, peralatan dan membangun tenda posko serta memantau perkembangan fluktuasi debit air dari hulu hingga hilir.

“Tim kita sudah siapkan untuk memantau fluktuasi Bengawan Solo”, lanjutnya.

Ia menambahkan prakiraan cuaca di Tuban pada 30 September sampai 3 Oktober 2016 akan terjadi hujan disertai kilat dengan kecepatan angin 10 KM perjam, kelembapan suhu 28-29 derajat Celcius (76 persen) dan ketinggian ombak antara 2,5 hingga 4 Meter.

“Bila terjadi hujan maka debit air Bengawan Solo akan mengalami kenaikan terus menerus”, imbuhnya. (Rochim/j1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close