Berita DaerahTuban

Tax Amnesty Tahap 1 Tuban Belum Sesuai Target

Jatim.co Tuban -. Periode pertama penerapan UU  Tax Amnesty (Pengampunan Pajak) berakhir hari ini 30 September 2016.  Di sebagian besar Kantor Pelayanan Pajak terdapat peningkatan drastis jumlah wajib pajak yang mengikuti Amnesti Pajak terutama wajib pajak orang pribadi yang berstatus sebagai karyawan maupun direksi perusahaan.

Demi memanfaatkan tarif 2%, tarif termurah karena pada periode kedua (Oktober – Desember 2016) tarif uang tebusan menjadi 3% dan pada periode ketiga (januari – maret 2017) menjadi 5%.di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tuban pun terdapat antrian wajib pajak yang hendak mengikuti amnesti pajak walaupun tidak sampai melebihi kapasitas ruang khusus pelayanan amnesti pajak.

Kepala KPP Pratama Tuban, Eko Radnadi susetio menginformasikan bahwa sampai dengan Tanggal 29 september 2016 sudah lebih dari 300 wajib pajak yang telah menyampaikan Surat Pernyataan Harta (SPH) dengan total nilai uang tebusan yang disetorkan mencapai  lebih 14 Milyar Rupiah dengan target  64 Milyar Rupiah 1200 SPH.

“Hari ini KPP Pratama Tuban bersiap melayani wajib pajak sampai malam hari” ujar  Eko kepada Jatim.co (30/09/2016).

Dia menegaskan bahwa wajib pajak yang mengikuti amnesti pajak akan dilayani sampai tuntas bahkan sampai tengah malam nanti.

Hasil pemantauan di KPP Pratama tuban terlihat ada sejumlah wajib pajak yang terlayani dengan baik dan cepat, seperti diungkapkan oleh Binanto Suryono (Kepala Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan) bahwa dalam minggu ini dipersiapkan 8 counter pelayanan amnesti pajak untuk menghindari antrian panjang dan lama, hari ini seluruh pegawai Kpp Pratama Tuban dikerahkan sampai malam.
Salah satu warga yang mengikuti Pengampunan Pajak, Wahyudi warga semanding Tuban, menyebut, pengampunan pajak adalah kebijakan yang serius dan berharga, serta sayang untuk dilewatkan. Sehingga, ia mengajak semua warga tuban mengikuti program ini. “kita sebagai rakyat dan warga negara Indonesia. Tax amnesty ini adalah hal serius dan berharga, sayang untuk dilewatkan,” kata Wahyudi,

Pensiunan PNS dan pengusaha, Wahyudi menjelaskan hal perpajakan dan pengampunan pajak.  “Ikut tax amnesty adalah jiwa patriot kita sebagai rakyat untuk ikut dukung pembangunan Indonesia
Pada periode Kedua nanti, kpp Pratama Tuban akan mulai fokus pada wajib pajak usahawan dan perusahaan yang termasuk dalam kategori usaha mikro kecil menengah (umkm) karena tarif yang dikenakan kepada golongan wajib pajak ini tetap senilai 0,5% sampai akhir periode amnesti pajak sepanjang total nilai hartanya dibawah 10 milyar.

Kegiatan penyuluhan amnesti pajak akan diarahkan pada kelompok usahawan, para pedagang pasar, perusahaan dan usaha toko ataupun restoran. bagi masyarakat yang berkeinginan mendapatkan penyuluhan mengenai amnesti pajak dapat menghubungi melalui sms atau Whatsapp di nomor 08113300648.

Petugas KPP Pratama Tuban siap untuk memberikan penyuluhan di lokasi dan waktu sesuai kebutuhan wajib pajak, layanan tersebut tidak dipungut biaya.

KPP Pratama Tuban mendorong peran aktif wajib pajak untuk mengikuti amnesti pajak dengan memberikan penyuluhan bersifat jemput bola, bagi kelompok masyarakat yang memerlukan penyuluhan amnesti pajak akan dilayani segera. Penyuluhan amnesti pajak ini merupakan prioritas. (Rochim/j1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close