Berita DaerahNganjuk

Kajari Nganjuk Purna, Kasus Batik Terancam Menguap

Jatim.co Nganjuk, Silang sengkarut penyelesaian Kasus Proyek pengadaan Seragam batik bagi PNS di jajaran Pemkab Nganjuk senilai 6M terancam menguap.

Pasalnya, Pimpinan Tertinggi di Korps Adiyaksa Nganjuk, Umar Zakar tengah memasuki masa Purna sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk pada Usia 58 Tahun dan kembali menjadi pejabat Fungsional biasa.

Hal ini mengundang banyak pertanyaan di kalangan masyarakat, ditengah kemelut Proses hukum kasus pengadaan kain batik yang menyeret nama Bupati dan sejumlah pejabat tinggi di Nganjuk, lebih-lebih proyek “siluman” ini di duga merugikan Uang senilai senilai 3,2Milyar.

Terkait hal tersebut, Muhammad Rifai, Aktifis LSM Al huda Center buka suara, menurut Dosen disalah satu Perguruan Tinggi di Madiun ini mengaku, sangat menghawatirkan kinerja Penegak hukum yang selama ini berjalan, menurutnya penegak humum harus transparan dalam mengusut masalah hukum,” Lah ini kok malah dengar dengar mau pensiun” Ujar pemilik gelar Doktor Jurusan Ilmu Sosial ini.

Senada Dengan hal diatas, Ketua Sinergi Institut, Abdus salam angkat bicara, menurutnya meski ada pergantian kepemimpinan proses hukum tetap harus terus berjalan” Kita bersama masyarakat akan terus mengawal” Ujar Pria Aktifis Sosial dan Advokasi Masyarakat ini.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Nganjuk Anwar Zakaria membantah, Pihaknya mengaku atasannya tidak pensiun melainkan kembali menjadi pegawai fungsional hingga Usian 62 Tahun, namun dirinya tidak menampik jika Orang nomor satu dijajaran Kejari Nganjuk tersebut sedang memproses surat suratnya, ” Beliau sedang mengurus berkas-berkasnya” ujar Anwar Senin (26/9/2016).

Anwar menambahkan, Posisi tersebut akan segera diisi oleh pejabat pelaksana tugas( Plt) dari Kejati Jawa timur ” ya sampai ditunjuk pejabat definitif” Pungkas anwar.(din/tik)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close