Berita DaerahNganjuk

Warga Desak Bupati Nganjuk Mundur

Jatim.co, Nganjuk, Puluhan massa dari berbagai elemen melakukan aksi demontrasi di depan kejaksaan Negeri Nganjuk, aksi dilakukan menuntut agar Bupati Nganjuk Taufiqirrahman segera turun dari jabatan Rabu (20/9).

Massa menuding Bupati yang di usung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menerima Fee sejumlah Rp 500juta terkait Uang proyek pengadaan seragam Batik yang di duga merugikan negara 3,2Milyar.

Masa dari berbagai ormas dan LSM melakukan orasi di depan Kejari Nganjuk, sambil merentangkan spanduk di kendaraan, sound Sistem serta slebaran massa memadati badan jalan Dermojoyo Nganjuk.tak ayal kerumunan massa yang tengah melakukan aksi sempat membuat lalu lintas macet.

“Turun turun..turun sekarang..”.Bupati turun sekarang juga…..”
“Teriakan massa melalui yel yel.

“Topik harus turun……topik harus turun…”
Teriak salah satu orator

Susilo Muslim, kordinator aksi menuding Bupati Nganjuk telah merampok uang rakyat sehingga menurutnya harus turun dari jabatanya, dia menuduh Pria asal jombang tersebut menerima Rp 500juta dan bukti lainya telah di periksa KPK atas sejumlah kasus” Dia harus turun jabatan, karena telah merampok Uang rakyat” ,Teriak Muslim dalam orasinya.

Tokoh Marhaenis yang juga mantan Ketua DPC PDIP Nganjuk ini berdalih Peajabat yang di duga korupsi 100 juta saja di tangkap KPK dan di non aktifkan dari jabatan,menurutnya Dugaan korupsi menerima Rp 500 itu harus berani meletakkan jabatan” Harus legowo dan berani mundur” ungkapnya sambil memberikan contoh tertangkapnya Ketua DPD RI Irman Gusman melalui Oprrasi tangkap tangan.

Usai melakukan Orasi lima perwakilan menemui Kepala kejaksaan Nganjuk Negeri Nganjuk, namun nahas Orang yang dimaksud sedang tidak berada di tempat,” Bapak Kejari sudah tidak bertugas lagi Di Nganjuk” Jelas Kepala Seksi Intelijen Nganjuk Anwar Risa Zakaria.

Anwar mengaku, proses hukum terkait proyek batik senilai 6 Milyar sedang berproses sehingga Pihaknya meminta semua pihak mengikuti proses yang sedang berjalan” Saya berharap semua menghormati proses hukum yang ada” Pungkas Anwar.

Gagal menemui kejari Nganjuk Massa melanjutkan aksinya di depan Pendopo kabupaten Nganjuk dan Gedung DPRD namun lagi lagi nahas Bupati sedang tidak berada di tempat tersiar kabar sedang berada di Jakarta begitu pula di kantor DPRD tidak satupun anggota yang menemui” Lihat Pejabat yang kita pilih, menemui rakyatnya saja tidak mau” Ujar Cecep salah satu aktivis dari JAPAN(din)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close