Berita DaerahTuban

PKL Menjamur, Pol PP Tuban Tak Bertaji

Jatim.co Tuban – Menjamurnya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tidak tertata dengan baik membuat pengguna jalan merasa terganggu. Tidak hanya berkendara motor maupun mobil, pejalan kaki juga merasa terganggu. Sebab, trotoar yang semestinya digunakan pejalan kaki malah dipakai tempat berjualan.
Salah satu pengguna trotoar, Eko (27) mengatakan bahwa banyak masyarakat terganggu keberadaan PKL yang tidak tertib. Pasalnya, luas bahu jalan maupun trotoar banyak yang ditempati. Semestinya penggunaan lokasi ada aturannya, buka malah mangkal seenaknya.
“Penataan perlu dilakukan demi tertibnya lalu lintas yang berada di Trotoar jalan ,apalagi disekitar Alun-alun Tuban”, ujar Nardi, kepada Jatim.co, Rabu (21/09/2016).
Sebaiknya tempat PKL ditata dengan baik. Jika perlu diberi jam buka khusus dan disesuaikan kondisi keramaian lalu lintas,sebab keberadaan PKL yang tidak tertata dengan baik membuat lalu lintas menjadi semrawut, apalagi banyak para penarik becak yang tidak tertib.
Ia berharap agar satpol PP bisa mengajak diskusi kepada PKL dan Tukang bercak serta tukang parkir. Mereka perlu dikumpulkan dan diberi arahan agar selalu mentaati tata tertib.
“Jika ada arahan minimal 1 minggu dua kali, pasti para pedagang, tukang becak maupun juru parkir akan lebih baik”, lanjutnya.
Selanjutnya, Pelaksana Tugas Harian (PLH) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban, Heri Muharwanto menjelaskan bahwa pihaknya sudah pernah merelokasi sebagian PKL ke pasar sore Tuban. Akan tetapi karena di Pasar Sore sepi akhirnya PKL pilih kembali lagi.
Selain itu, PKL yang berada di kompleks pasar sore merasa iri terhadap PKL lain yang sebelumnya tidak terkena relokasi. Sehingga, mereka berbondong-bondong kembali lagi ke tempat asal yakni, di sepajang jalan Alun-alun Tuban bagian barat itu. Pihaknya juga telah melakukan pengarahaan kepada PKL setiap saat.
“Dari situ mereka akhirnya kembali lagi ke jalan Sunan Bonang itu. Karena yang di pasar sore sepi”, terang Heri. (Rochim)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close