Berita DaerahNganjuk

Terungkap Uang Batik Untuk Bancaan Dan Umroh Pejabat Nganjuk

Jatim.co Nganjuk, Acara bedah kasus terkait silang sengkarut pengadaan Proyek Batik gate senilai lebih dari 6 Milyard yang melibatkan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman beserta Istri Ita Trieibawati serta Sekda non aktif Masduqi menguak sejumlah temuan baru.

Diskusi yang dimulai sejak pukul 9 pagi di Rumah makan Labamboo Minggu (18/9) yang di kemas dengan Dialog panel ini cukup mengundang antusias masyarakat Nganjuk dari berbagai kalangan, baik, advokat, pengusaha, akademisi, pelajar dan mahasiswa.

Fakta baru yang sangat mengejutkan adalah adanya penggunaan dana Batik untuk membiayai perjalanan Umroh oleh 17 oknum pejabat Eksekutif dan legislatif serta rekanan yang terlibat dalam Batik gate.

Rinciannya, 8 Orang diantaranya berasal dari oknum pejabat eksekutif, 4 Orang lainya oknum Legislatif ” Sisanya ya orang orang di balik proyek batik itu” Tegas Bambang Sukoco yang merupakan Pengacara Marhudi Sutriano, salah satu diantara empat terdakya yang berperan sebagai penyedia barang.

Dalam diskusi bedah kasus yang di gelar di Labamboo Bambang nenambahkan, Kain batik senilai 6 Milyard yang selama ini menyeret sejumlah pejabat tinggi di Nganjuk adalah kain textil biasa bukan batik,” itu textil biasa yang di beli di Bandung ” Pungkas Bambang.

Pada forum yang sama Adi wibowo menambahkan,terkait corak atau Logo Stupa sebagai simbol khas Nganjuk merupakan milik warga Nganjuk Asli, namun menurutnya justru di klaim oleh pihak lain ” Mestinya pemilik dan pembuat Logo mendapatkan royalti, bukan malah di klaim orang luar Nganjuk” Tegas Ketua Ikatan Advokat Indonesia ( IKADIN) Nganjuk.

Kades Sambirejo yang juga ikut hadir dalam bedah kasus ikut bersuara, menurutnya anggaran senilai 6 Milyard mestinya bisa di gunakan menningkatkan ekonomi Masyarakat” Bukan malah di salah gunakan di bagi – bagi oleh pejabat ” pungkas Sujarwo.

Imam Ghozali, Panitia Bedah kasus mengaku mengundang pihak Eksekutif, Legislatif dan Penegak Hukum sebagai penyeimbang untuk memberikan informasi agar lebih lengkap” Ya mereka tidak ada yang hadir” pungkas Imam Ketua LBH IKADIN Nganjuk.(din/j1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close