Berita DaerahTuban

Pengedar Sabu Antar Kota Dibekuk Polres Tuban

Jatim.co Tuban – Tiga orang pengedar narkoba jenis sabu berhasil di ringkus anggota Satres Narkoba/Polres Tuban. Selain menangkap ketiga tersangka , sejumlah barang bukti berupa tujuh poket sabu beserta alat penghisap,korek api,1 unit hand phone milik trsangka,konper dan 1 bungkus rokok.  Pelaku diantaranya BS (36) warga Jalan Kedoya Timur Nomor 23 B, Kelurahan Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. AH (37) warga jalan Gajah Mada Nomor 114, Kelurahan Doromukti, Kabupaten Tuban. dan AB (28) warga Dusun Kembangan, Desa Kembangan, Kecamatan Gebomas Kabupaten Gresik.

 

Penangkapan tiga pengedar ini dilakukan di tiga tempat yang berbeda. AH ditangkap di kamar kos di Dusun Jembel Desa Sugiwaras Kecamatan Jenu.

 

Sedangkan AB ditangkap di area Wisata Kambang Putih Desa Sugiwaras, Kecamatan Jenu dan BS ditangkap di rumahnya Desa Tlogowaru Kecamatan Merakurak.

 

“Kita tangkap di tiga tempat dan semua adalah pengkonsumsi dan pengedar sabu-sabu”, jelas Kapolres tuban, AKBP Fadly Samad kepada Jatim.co, Sabtu (17/09/2016)

 

Tersangka AB mengaku mendapatkan barang terlarang tersebut oleh seseorang dari Kabupaten Gresik yang sekarang masih diselidiki oleh kepolisian. yang unik BS mendapatkan dari narapidana di  dalam Lapas Kabupaten Pasuruan dengan cara dirinya menelpon lalu mentransfer ke rekening pengedar dan sabu-sabu tersebut tinggal dikirim.

 

“Tersangka BS mendapatkan sabu-sabu di area alun-alun Pasuruan yang ditaruh disuatu tempat yang telah disepakati”, lanjutnya.

 

Dari penangkapan tersebut, Polres Tuban berhasil mengamankan barang bukti berupa 5 poket sabu seberat 2,25 Gram dari tangan BS, 1 poket sabu seberat 0,36 Gram, 1 buah pipet dan alat hisap dari tangan AH dan 1 poket sabu seberat 0,42 Gram dari tangan AB.

 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka kini terjerat Pasal 112 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana paling seingkat 4 tahun penjara dan paling lama 12 tahun penjara serta denda paling sedikit 800 Juta dan paling banyak 8 Miliar. (Rochim/j 1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close