Berita DaerahNganjuk

Kebut Proyek Gedung Bupati Nganjuk Dituding Tidak Pro Rakyat

Jatim.co Nganjuk, Pasca menjalani pemeriksaan oleh KPK 25 Agustus 2016 lalu, kamis (7/9) kinerja Bupati Nganjuk Taufiqurrahman terus di sorot oleh sejumlah anggota DPRD Nganjuk. Hal ini  terkait penyalahgunaan wewenang dalam menggunakan anggaran negara yang di anggap tidak pro rakyat.

 

Salah satu legislator yang bersuara keras menyorot kebijakan tersebut adalah Arbayana, Anggota DPRD asal Kecamatan Sukomoro ini menuding Kekuasaan eksekutif dibawah dinasti bupati Taufiq telah sewenang-wenang dalam mengambil kebijakan, salah salah salah satu contohnya adalah Sejumlah mutasi di sejumlah SKPD “Sering sekali  mengisi struktur pemerintahan berdasarkan kedekatan pribadi dengan melewati prosedur”, ungkap  anggota DPRD komisi A.

 

Menurutnya beberapa kebijakan yang tidak pro rakyat tersebut juga bisa di lihat dari sejumlah proyek fisik yang lebih mengutamakan pembangunan gedung di banding perbaikan jalan yang rusak” padahal jalan rusak lebih dari 70%, itukan lebih darurat dan di butuhkan oleh rakyat di banding gedung” imbuhnya

 

 

Sementara Tokoh dan budayawan Nganjuk Dr.Luqman Surya menilai, Pembangunan sejumlah proyek di Nganjuk belakangan  cenderung mengejar target bukan berdasarkan prioritas kebutuhan masyarakat, sehingga patut di duga ada kepentingan lain.”Jika kepentingan rakyat di abaikan pastilah patut di duga ada tujuan lain di balik itu” ungkap Dosen Universitas Islam Malang ini.

 

Menurutnya pembangunan proyek sepatutnya yang berkaitan dengan rakyat dan bersifat darurat terlebih dahulu yang di utamakan” lha itu jalan banyak yang rusak kok yang di bangun malah gedung “imbuh Luqma

 

Lukman menambahkan, jika lebih mengutamakan pembangunan Gedung patut di duga ada niat terselubung untuk mendapatkan keuntungan (profit) tertentu “Proyek Gedung  jelas ada potensi profit yang bisa diambil dari pada perbaikan infrastruktur jalan”pungkas Luqman.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun,  sejumlah infrastruktur jalan raya yang merupakan jalan milik Daerah  Nganjuk rusak, disisi lain Sejumlah pembagunan gedung bernilai Milliaran Rupiah lebih saat ini sedang dalam proses, Sebut saja pembangunan RSUD Kertosono, Rehabilitasi Balai Budaya, dan Pembangunan Gedung Wanita (din)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close