Berita DaerahTuban

Tusuk Orang Hingga Meninggal Anggota Geng Laskar Ronggolawe Diringkus

Jatim.co – Tuban-  Polres Tuban akhirnya berhasil melakukan Penangakapan Tersangka pengekroyakan Geng Laskar Rongogolawe terhadap anggota geng Jancok ( Jangan Anggap Neraka Cuman Omong Kosong)  pada 3 september 2016 di masing- masing rumahnya bersama barang bukti oleh Anggota Polres Tuban.

Korban Suprapto (22) dikeroyok hingga meninggal oleh 7 orang tersangka yakni Siswanto (26) warga Dusun Randubogo,Desa Penambangan, Kecamatan Semanding Tuban,Hendra (20) Warga Kelurahan Gedongombo Kecamatan Semanding Tuban, Wahyu (20) warga Kelurahan Gedongombo Kecamatan Semanding tuban, Bakron (DPO) Desa karangagung Kecamatan Palang Tuban, Muslimin (DPO) Warga Kelurahan Gedongombo Kecamatan Semanding Tuban, Pensil (DPO) Warga Kelurahan Gedongombo Kecamatan Semanding Tuban, dan Ian (DPO) warga Gang PDI Desa Sugihwaras Kecamatan Jenu Tuban.

Korban Suprapto (22) asal Dusun Tlogo Desa Perunggahan Kulon Kecamatan Semanding  Tuban menjadi korban pengkroyokan hingga meninggal dunia. Saat pentas seni HUT RI ke 71di Dusun Widengan, Kelurahan Gedongombo Kecamatan Semanding.

“Dalam Kasus tersebut kita berhasil mengkap 3 Tersangka yakni Siswanto,Hendra dan Wayu ketiganya kita tangkap di masing-masing rumahnya, sedangkan 4 tersangka lainnya yaitu Bakron,Muslimin, Pensil Dan Ian masih dalam pengejaran Anggota Kami” Ujar Waka Polres Tuban Kompol Arief Kristanto. (06/09/2016)

Kejadian ini berawal ketujuh tersangka yang tergabung Geng lanskar Ronggolawe dan korban yang termasuk geng Jancok menghadiri acara pentas seni HUT RI ke 71 Di dusun Widengan Sabtu,3 September 2016 jam 21.00 WIB. Saat pentas seni baru dimulai dari belakang panggung terjadi perkelahian antara korban dan ketujuh tersangka.

Korban dan tersangka lari ke arah selatan melanjutkan perkelahian, karena korban sendirian kalah jumlah dan ketujuh tersangka membawa senjata tajam, akhirnya Korban meninggal dengan mengalami luka tusuk pada bagian dada sebelah kiri, punggung, telinga dan pinggang sebelah kiri.

Menurut pengakuan Tersangka , dirinya nekat memukuli  dan menganiaaya korban karena punya dendam kepada korban karena saat joget disetiap acara orkes dandut, korban selalu membuat onar dengan menyenggol tersangka.

“Korban selalu sering menyenggol dirinya dan membuat keributan pada tersangka”, ujar Siswanto

“Korban di bawah langsung ke rumah sakit Koesma Tuban dalam keadaan sudah meninggal untuk di otopsi” ujar Waka Polres Tuban.

Dari hasil olah TKP Polres Tuban berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa sebongkah Batu, ,2 kaos celana pendek jeans, tas, pisau kecil bergerigi, baju,2 celana panjang dan celurit yang dipakai menghabisi korban.  Kini Ketiga Tersangka terjerat Pasal 170 ayat 2 point 3 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 12 Tahun untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Rochim/j 1)

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close