Berita DaerahSurabaya

Uang Ditilep Teman Priyono Lapor Polda

Jatim.co Surabaya – Habis sudah kesabaran Nur Priyono. Bagaimana tidak? setelah menunggu hampir 5 bulan, dia dengan didampingi Pengacaranya melaporkan Suparno ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim tadi siang Selasa (23/08/2016).

Pria,56 tahun,warga Perum Sumput Asri CS-25 kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik mengaku terpaksa melaporkan mantan rekan kerjanya di PT. Sura Indah Wood Industri (PT.SIWI). “Terpaksa saya melaporkan masalah ini ke aparat kepolisian, setelah saya bersabar dan berusaha untuk meminta dengan baik – baik uang saya tersebut tetapi dia sama sekali tidak menghiraukan” tuturnya sesaat setelah di periksa oleh petugas.

Bahkan surat peringatan (somasi) sebanyak 3(tiga) kali dari Teddy Raharjo,SH sebagai pengacara yang telah ditunjuknya juga di acuhkan begitu saja oleh Terlapor.

Menurutnya kejadian ini bermula saat dia meminjamkan uang sejumlah 100 juta rupiah kepada seorang temannya bernama Agus Irianto pada pertengahan bulan Desember 2015. Kemudian oleh Agus Irianto uang pinjaman tersebut dikembalikan kepadanya tanggal 22 Pebruari 2016 berupa 2(dua) lembar check bank BCA masing – masing senilai 50 juta rupiah.

Lalu dia meminta tolong kepada Suparno, rekan kerjanya di Pabrik yang memproduksi dan mengolah kayu yang berlokasi di Kecamatan Driyorejo itu pada tanggal 18 Maret 2016 untuk mencairkan kedua check tersebut di bank BCA. Setelah di cairkan justru uang tersebut digelapkan dan sampai dengan hari ini belum di berikan kepadanya.

Lebih lanjut menurut Teddy Raharjo,SH bahwa kliennya melaporkan Suparno dugaan tindak pidana penggelapan sebagaimana di atur dalam KUHP pasal 372 dengan ancaman pidana kurungan 5 tahun. ” iya, memang klien saya melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan” katanya.

Pengacara dari kantor hukum R.Teddy Raharjo,SH & Rekan yang beralamat di Jalan Pulau Alor No.37, Denpasar itu juga menegaskan bahwa Tanda Bukti Laporan juga sudah selesai dibuatkan dengan nomor TBL/974/VIII/UM/JATIM. ” Sudah selesai mas, ini langkah awal dan saya sangat berharap kepolisian cepat merespon laporan dari klien saya” pungkasnya.(prast)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close