Berita DaerahTrenggalek

Batal Upacara 17 Karena Akses Jalan Tergenang Banjir

Jatim.co  Trenggalek -Bajir terjang dua kecamatan dikabupaten Trenggalek, sebanyak sepuluh desa yang berada di kecamatan Gandusari dan kampak terendam banjir dengan ketingian air mencapai satu meter lebih.

Di kecamatan kampak desa yang terendam masing-masing desa Bogoran,desasenden desa Sugihan dan Bendoagung. sedangkan di kecamatan Gandusari ,banjir mengenagi desa gandusari,desa  Ngrayung, Sukorejo, Wonorejo, Widoro dan desa Karanganyar.

Banjir dari luapan sungai Tawing perkampungan warga, dan mengenangi sejumlah jalan penghubung anta kecamatan Sejumlah kendaraan terjebak banjir terpaksa tidak bisa tidak bisa melanjutkan perjalanan  karena jalan tergenang air. bahkan bencana banjir yang terjadi  mengakibatkan seorang warga di dusun Tenggong Desa Senden ,kecamatan Kampak,dikabarkan meninggal dunia akibat terimpa rumah roboh.

 

“jam tiga banjir, jam lima tadi mulai masuk kerumah,kalu dibelakang sampai satu meter lebih mas” ucap Mujiani,warga terdampak banjir,

 

Pihak Kepolisian, BPBD dan tim SAR gabungan masih terus melakukan melakukan pematauan dan evakuasi warga yang terjebak banjir.

 

“Kami menghubungi,BPBD dan Basarnas untuk membatu mengevakuasi warga yang terjebak banjir,” jelas pihak IPTU Adit Suparno, Kasubbag Humas Polres Trenggalek .

 

Sementara sejumlah siswa yang hendak mengikuti upacara peringatan 17 Agustus memilih kembai ke rumah karena jalur utama yang menuju lokasi upacara terendam banjir dan tidak dapat dilalui sepeda motor.

 

“Mau upacara ke Gandusari,tidak bisa karena jalanya banjir tidak berani lewat banjirnya besar sekali” ucap Dimas pelajar SMP.

 

Pihak kepolisian menghimbau pada warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan karena kondisi cuaca hujan berpotensi terjadinya banjir susulan. (Agus tw/j2)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close