NewsSurabaya

Veteran Surabaya Setuju Lanjutkan Hukuman Mati Napi Narkoba

JATIM.CO Surabaya – Legiun Veteran Republik Indonesia di Surabaya mendukung penuh program pemerintah Jokowi yang memberikan hukuman mati terhadap terpidana mati bandar narkoba. para pejuang kemerdekaan ini menilai musuh besar negara saat ini yakni narkoba dengan bentuk dan modus yang beraneka ragam.

Meskipun ditentang masyarakat internasional dan organisasi HAM, Indonesia tetap melaksanakan hukuman mati terhadap empat terpidana mati kasus narkoba.  keempat terpidana mati  yang sudah dieksekusi mati regu tembak adalah seorang warga negara Indonesia dan tiga warga negara Nigeria masing masing Freddy Budiman, Acena Seck Osmane, Michael Titus Igweh, dan Humprey Ejike alias Doctor.

Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dalam acara halal bi halal dengan anggota DPR RI Bambang Haryo di Surabaya Jawa Timur menyatakan dukungannya terhadap pemerintah untuk melanjutkan eksekusi mati yang menyisahkan 10 terpidana kasus narkoba.

Sementara itu menurut Bambang Haryo anggota DPR RI dari komisi 6 di sela sela acara halal bi halal sekaligus sosialisasi 4 pilar menyatakan setelah Indonesia merdeka ada candu untuk merusak pikiran anak bangsa.

Namun, pada waktu itu, masyarakat bisa meredam karena masih kuatnya rasa kebangsaan dan nasionalisme. “Tapi sekarang sudah timbul rasa ketidaknyamanan dari para orang tua karena rasa kebangsaan mulai runtuh dengan adanya intervensi dari luar termasuk budaya asing dan narkoba,” ujar Hartoyik ketua LVRI Surabaya.

Tak hanya itu ketua LVRI Surabaya  Hartoyik mengajak generasi muda untuk bersama sama menyadarkan masyarakat agar menjauhi bahaya narkoba yang mengancam moral hingga berakibat kematian dini.

Legiun Veteran Republik Indonesia menyatakan prihatin atas masih banyaknya para kurir dan bandar narkoba yang tertangkap dengan barang bukti narkoba dalam jumlah besar seperti yang terjadi di Tanjung Pinang yakni 100 kilogram narkoba.

Dalam status darurat narkoba diharapkan pemerintah Indonesia lebih serius memerangi musuh negara yakni mafia narkoba internasional dengan melanjutkan eksekusi mati 10 terpidana narkoba. (joe)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close