2 Pesilat Mati Ditangan Bonek

Jatim.Co Surabaya Akibat terjadi bentrokan dengan massa suporter bonek, dua anggota perguruan pencak silat akhirnya tewas, dan motornya juga hangus dibakar.
Dua korban meninggal yang diduga dari anggota pencak silat masing masing bernama Eko Kristanto (25), warga Tlogo Rejo Bojonegoro, dan Aris (20) warga Simorejo sari, Bojonegoro
Kapolres tabes Surabaya, Kombes Pol Muhamad Iqbal menjelaskan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan guna menelusuri siapa dalang dari pengeroyokan tersebut. 
“Sementara itu guna mengantisipasi peristiwa susulan, hari ini polrestabes akan memfasilitasi dengan mempertemukan pimpinan suporter bonek dengan pimpinan perguruan pencak silat, untuk dilakukan mediasi di gedung Polrestabes Surabaya.” kata Kombes Pol M Iqbal, (1/10)
Kombes pol M Iqbal menerangkan peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam. Ada rombongan suporter bonek yang pulang dari menyaksikan pertandingan antara Persebaya dengan Persigo Semeru di Gelora Bung Tomo Surabaya.

“Sampai di perlintasan Tandes, para suporter ini berpapasan dengan rombongan pencak silat yang mengendarai sekitar 100 kendaraan.” lanjutnya.

Di perlintasan itu mereka berpapasan. Karena sama-sama tidak mau ada yang mengalah, akhirnya terjadi perkelahian fisik.

“Anggota Polrestabes akhirnya tiba di lokasi, dan memastikan benar benar aman. 

Tetapi pada Minggu dini hari, dua anggota pencak silat yang memakai atribut perguruan silatnya datang melewati kerumunan suporter bonek dan terjadi perkelahian lagi.” lanjut M Iqbal.

Karena kalah jumlah, dua anggota pencak silat akhirnya meninggal. Namun, sebelum meninggal, keduanya juga sempat ditolong oleh beberapa suporter bonek untuk dilarikan ke rumah sakit. (joe/k1)