Berita DaerahPekerjaSurabaya

SPSI LEM Surabaya Gabung Aksi Tolak Omnibus Law Di Gubernuran

Berkumpul di Jalan Margomulyo Surabaya, massa Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) kota Surabaya mempersiapkan diri untuk bergabung dengan massa FSP LEM SPSI Jawa Timur, dalam kegiatan aksi unjuk rasa damai, Selasa (28/07).

Massa yang terdiri dari pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pengurus Unit Kerja (PUK) dan anggota, serta Barisan Pelopor (Bapor) FSP LEM SPSI kota Surabaya ini bersiap menunggu massa aksi dari Gresik untuk selanjutnya berangkat menuju titik kumpul di daerah BG Junction dan bergabung dengan massa aksi dari daerah lainnya.

Bagi FSP LEM kota Surabaya, aksi kali adalah yang pertama setelah di selesainya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait pandemi Covid 19, dengan materi perjuangan yang sama yaitu menolak Rancangan Undang Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja yang saat ini masih belum di batalkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, dan terkesan sengaja di paksakan walaupun penolakan terus berlangsung, baik di pusat maupun daerah.

Massa aksi juga sempat melakukan sweeping ke perusahaan mitra FSP LEM SPSI kota Surabaya yang tidak komitmen menyertakan anggotanya untuk berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa damai. Sweeping berjalan kondusif tanpa adanya gesekan dengan pengamanan perusahaan.

Muadji Santoso, selaku ketua DPC FSP LEM SPSI kota Surabaya mengatakan bahwa massa LEM Surabaya sekitar 250 orang yang terbagi 150 berangkat dari Margomulyo dan sisanya dari wilayah Karang Pilang, Rungkut dan Kenjeran.

“Kita akan menunggu kawan-kawan dari Gresik kemudian menuju BG Junction berkumpul dengan massa aksi se Jawa Timur” lanjutnya ketika di tanya mengenai skenario aksi.
(kas)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close