Berita DaerahSurabaya

Karyawan Terpapar Corona Pabrik Rokok HM Sampoerna Akhirnya Tutup Sementara

Pandemi COVID-19 Di Jatim

Dampak adanya pekerja PT HM Sampoerna Tbk yang terpapar Covid-19, Perusahaan rokok ini menghentikan sementara kegiatan produksi di dua pabriknya yang berlokasi di Surabaya, yaitu Rungkut 1 dan Rungkut 2 sampai dengan 1 Juni. Kegiatan produksi akan dimulai kembali pada tanggal 2 Juni 2020.

Direktur Sampoerna Elvira Lianita , mengatakan bahwa keputusan ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah serta Gugus Tugas Kota Surabaya dan Provinsi Jawa Timur, dengan pertimbangan untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan Perpanjangan PSBB Surabaya Raya.

“Keputusan kami untuk menghentikan kegiatan produksi selama tiga minggu ini adalah bentuk dukungan kami untuk ikut memutus tali penyebaran Covid-19 di Surabaya,” kata Elvira melalui edaran pers.

Meskipun karyawan Sampoerna di Surabaya tidak melakukan kegiatan produksi, mereka tetap menerima gaji secara penuh, termasuk menerima Tunjangan Hari Raya.

“Sampoerna berkomitmen untuk menjamin stabilitas ekonomi karyawan dengan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) selama masa pandemi ini dan memberikan gaji secara penuh, termasuk memberikan Tunjangan Hari Raya,” ujarnya.

Dengan penghentian sementara kegiatan produksi di dua pabrik di Surabaya, Sampoerna tetap menjamin ketersediaan pasokan produknya. Saat ini, empat fasilitas produksi Sampoerna lainnya masih beroperasi.

“Kami berkomitmen untuk selalu memastikan kualitas tertinggi dan integritas merek atas produk-produk Sampoerna yang dihasilkan untuk konsumen dewasa melalui penerapan protokol kesehatan ketat, dengan penerapan Cara Berproduksi yang Baik (Good Manufacturing Practices),” kata Elvira.

Elvira lantas menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung Sampoerna. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya pemerintah dan Gugus Tugas, yang selalu mendukung, membantu dan bergotong royong untuk menekan dan mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Dua fokus utama Sampoerna saat ini, kata Elvira, adalah memberikan upaya dan dukungan terbaik bagi para karyawan yang terdampak Covid-19 agar mereka mendapatkan perawatan medis yang tepat dan dapat segera sehat. Berikutnya adalah memberikan semangat positif, motivasi dan edukasi bagi seluruh karyawan agar mereka patuh menerapkan protokol kesehatan dan gaya hidup sehat sesuai anjuran pemerintah.

Sementara itu Penambahan positif Virus Corona (Covid-19) di Jatim bertambah 43 orang. Tambahan itu dari 33 kasus di Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Jombang masing-masing 2 kasus.

Untuk Kabupaten Mojokerto, Kota Malang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Malang, dan Kota Blitar tercatat ada penambahan masing-masing satu kasus.

“Jadi total bertambah 43 dan masih dirawat 1222. Total jumlah kumulatif 1534 di Jatim,” ujar Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Senin (11/5/2020).

Untuk pasien sembuh juga mengalami penambahan sebanyak 13 kasus. Terdiri dari 5 pasien sembuh di Tulungagung, 4 di Surabaya, 2 di Situbondo, 1 di Bangkalan, dan 1 di Bondowoso.
Sedangkan korban meninggal bertambah sebanyak 6 orang yaitu 5 di Surabaya dan 1 di Sidoarjo. Saat ini total pasien meninggal akibat COVID-19 sebanyak 155 orang.

“Kita mendoakan 155 pasien yang meninggal keluarganya diberi ketabahan,” tandasnya. (fik)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close