Berita DaerahGresikPekerja

Refleksi Hari Buruh : Represif Regulasi Dan Tekanan Pandemi

Marsinah Seorang aktivis dan buruh pabrik pada masa pemerintahan Orde Baru. beberapa kali pindah tempat kerja dari satu pabrik ke pabrik lainnya, di tahun 1990, Marsinah bekerja di PT Catur Putra Surya (CPS) di Surabaya.

Disini ia bersama teman-temannya, menuntut pembentukan unit serikat pekerja, keterlibatannya pada aksi ini menyebabkan ia dipindahkan ke pabrik PT. CPS yang ada di Porong, Sidoarjo di tahun 1992.

Di Sidoarjo ia tetap aktif membela hak buruh yang terlibat pemogokan. Pada tanggal 3-4 Mei 1993 ia memimpin 150 dari 200 buruh di pabrik untuk melakukan demo menuntut kenaikan gaji. Namun pada tanggal 5 Mei, perwakilan buruh yang demo dipanggil ke Kodim Sidoarjo dan diminta menandatangani surat pengunduran diri. 

“Sekarang terjadi juga dizaman ini pemerintah bekerja sama dengan pengusaha untuk membuat Rancangan Undang- Undang (RUU ) OMNIBUS LAW yg didalamnya berisikan tentang hak- hak buruh/ pekerja akan dihilangkan,
Bersamaan dengan itu datanglah sebuah wabah yaitu Corona ( Covid-19 ) yang banyak membunuh rakyat yang semakin lama semakin banyak korban terpapar covid-19,tidak hanya korban nyawa tapi juga korban PHK dan dirumahkan karna perusahaan merasa rugi ,
” Ditengah wabah covid-19 ini,pemerintah belum bisa menyelesaikan wabah covid-19 tapi masih saja ingin menciptakan & membahas wabah baru yaitu RUU OMNIBUS LAW mereka tidak mau fokus mengatasi wabah yang bikin rakyat menderita, karena covid-19 puluhan ribu pekerja menganggur, mereka bertahan hidup melawan covid-19 dengan kondisi kelaparan tanpa penghasilan.
” bila pemerintah membahas OMNIBUS LAW ditengah wabah covid-19 buruh/ pekerja akan berjuang melawan pemeritah agar tidak mengeluarkan RUU OMNIBUS LAW biarpun nyawa taruhannya karena covid-19.
CORONA / COVID-19 tidak akan bisa membendung buruh/ pekerja menolak RUU OMNIBUS LAW.

Marsinah akan menjadi Contoh perlawanan kita menjadi contoh perjuangan kaum pekerja dan buruh.

*Moh Ridhuwan bekerja di PT Indospring

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close