Berita DaerahGresikPekerja

Hentikan Omnibus Law LEM SPSI Jatim Tetap Akan Aksi Nasional

Dewan Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin DPD FSP LEM SPSI Jawa Timur gelar rapat darurat di Gresik pada (22/4/20) untuk menyikapi langkah DPR RI yang nekat untuk terus melanjutkan pembahasan RUU Omnibus Law di tengah pandemi Covid-19.

Dalam rapat Ali Muchsin Ketua DPD FSP LEM SPSI Jawa Timur menegaskan “Dampak RUU Omnibus Law ini lebih bahaya dari Covid-19, jika sampai RUU
Omnibus Law ini disahkan oleh pemerintah maka generasi bangsa ini akan hancur, sedangkan Covid-19 dampaknya hanya beberapa bulan kedepan saja, kita harus tetap melaksanakan intruksi pimpinan pusat untuk lakukan Aksi Nasional” tegas Ali

Ali juga menuturkan bahwa saat ini pekerja/buruh telah dihadapkan dalam situasi yang dilematis, dimana pemerintah yang terus-terusan menghimbau agar masyarakat Stay at Home namun para pekerja/buruh harus terus meneteskan keringatnya, ada 2 (dua) opsi sebagai pertimbangan DPD FSP LEM SPSI Jawa Timur yaitu dengan tetap melakukan Aksi Unjuk Rasa pada 30 April 2020 sesuai dengan intruksi pimpinan pusat atau menginstruksikan kepada 47.527 anggotanya  di 127 perusahaan yang berada di Kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan dan Mojokerto melakukan Aksi Mogok ditempat kerja atau kita melakukan Aksi Stay at Home serempak pada 30 April 2020 kemudian membuat foto atau video dan diupload di media sosial masing-masing. (Kin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close