BanyuwangiBerita DaerahFokusFokus Siang

Pemkab Banyuwangi Luncurkan Bilik Sterilisasi dan Sarana Cuci Tangan Portable

Pewarta : Rizkie Andrie

Banyuwangi. Jatim.co – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melengkapi fasilitas penunjang perilaku hidup bersih bagi semua kalangan masyarakat. Sarana publik tersebut adalah Bilik Sterilisasi dan Tempat Cuci Tangan Portable, kedua sarana ini sebagai penunjang pola hidup bersih bagi masyarakat, selain untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyebut fasilitas ini ditempatkan pada lokasi yang strategis dan banyak dimanfaatkan oeh masyarakat seperti pasar dan ruang publik. Menurutnya, pemkab menyediakan sarana cuci ditempat umum agar masyarakat dapat mencuci tangan sesering mungkin.

“Harapan saya, ini bisa ditiru semua kelompok masyarakat karena mudah membuatnya, sehingga warga tidak perlu repot-repot ketika mau membersihkan tangan. Selain itu masyarakat bisa membuat tempat cuci tangan dalam bentuk sederhana,” ujar Anas, Kamis (26/3/2020).

Wastafel portabel tersebut didukung oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Banyuwangi. Tempat cuci tangan ini dipasang lengkap dengan sabun dan tisu. Sejumlah pasar tradisional nantinya bakal dilengkapi wastafel portabel tersebut, seperti Pasar Blambangan, Pasar Banyuwangi, Pasar Karangrejo, Pasar Rogojampi, Pasar Muncar, dan Pasar Genteng.

Tidak hanya itu, pada kesempatan yang sama Bupati Anas bersama pejabat struktural Pemkab Banyuwangi juga mencoba bilik sterilisasi yang ditempatkan didepan pintu masuk Pemkab Banyuwangi. Dan bilik sterilisasi ini merupakan prototype yang dilengkapi mesin otomatis dan pemkab sedang antre pemesanan dari Universitas Brawijaya Malang sebanyak 14 buah.

“Dan mudah-mudahan dengan prototype ini, tanpa harus menunggu dari pemerintah masyarakat bisa mencontoh untuk membuat dengan cara yang sederhana. Nantinya sarana yang sudah kita pesan akan disandingkan dengan wastfel portable,” terang Anas kembali menyampaikan.

Pemkab Banyuwangi berharap semua tempat usaha bisa melakukan hal serupa, yakni menyediakan dua sarana ini yang akan ditaruh didepan tempat usahanya. Untuk bilik sterilisasi Anas berharap kantor pemerintahan dan pelayanan publik juga menyediakan fasilitas tersebut, sebab nantinya pegawai dan tamu yang akan memasuki lingkungan kantor, diwajibkan masuk ke bilik yang akan menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh tubuh.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close