NewsPenerintahan

Kantor Kejaksaan Ponorogo Disegel

Jatim.co – Hari Adyaksa,diwarnai Ujuk Rasa Tuntut Kinerja Kejari Ponorogo Dalam Menangani Kasus Korupsi Yang Merugikan Negara Milyaran Rupiah

Peringati hari adyaksa 22 juli 2016 sejumlah masa yang menamakan kp-php (kelompok peduli  penegakkan hukum ponorogo) mendatangi kantor kejaksaan negeri ponorogo, menggelas aksi demo.

 
Dengan membentangkan sejumlah poster para pengujuk rasa melakukan orasi menuntut kejaksaan negeri ponorogo segera menuntaskan penangan sejumlah kasus korupsi diponorogo yang melibatkan sejumlah penjabat dan mantan pejabat yang hingga kini tidak jelas penanganannya.

 

Beberapa kasus diantanya adalah kasus korupsi  proyek pengadaan alat peraga sekolah 164 sd diponorogo yang bersumber dari dana alokasi khusus DAK tahun 2012-2013 senilai 8,1 Milyar. Kasus yang bergulir sejak desember 2014 tersebut telah ditetapkan 9 tersangka,8 diantanya telah divonis dan menjalani tahanan.namun satu tersangka yaitu yuni widianingsih matan wakil bupati ponorogo yang merupakan aktor intlek dalam kasus tersebut belum juga ditahan meski telah menjadi tersangka.

Selain kasus kasus d-a-k pengunjuk masa juga menuntut kejelasan kasus korupsi dinas pertanian dan humas pemkab ponorogo yang kejaksaan telah diyatakan sp3 oleh kejaksaan negeri ponorogo

 

Muhamad yani koordinator aksi mengatakan/kinerja penegak hukum kejaksaan negeri ponorogo tidak sesua apa yang diharapakan masyarakat dan yang diamanatkan pemerintahan jokowi saat ini dimana kasus korupsi antensi utama yang harus diselesaikan.

 

“Inilah aksi nekat kami untuk menggugah hati kejaksaan negeri ponorogo,kenapa selama dua tahun penganan kasus korupsi yang sudah menetapkan tersangka di sp3

Kejaksaan dibawah pimpinan baru bapak suwandi jangan seperti sucipto ,ini harus berani menahan tersangka utama DAK yaitu yuni widianisih mantan wakil agar . tidak ada anggapan dinegara Indonesia ini ada orang yang kebal hukum,apalagi tersangka lainya sudah ditahan bahkan sudah ada yang keluar dari penjara.” Tegas muhamad yani

 

Selain melakukan orasi dan menyegel pintu masuk kejaksaan negeri ponorogo,masa juga melakukan doa bersama agar kejaksaan negeri ponorogo segera menuntaskan sejumlah kasus korupsi tersebut.aksi kemudian dilanjutkan dengan  menabur bunga pada kerada mayat sebagai simbul matinya hukum diponorogo.

 

Semenatara Happy al habibi kasi pidsus kejaksaan negeri ponorogo menjelaskan dikelurkanya sp 3 (surat perintah penghetian penyidikan) terhadap kasus dinas pertanian dan humas pemkab ponorogo karena kasus tersebut belum cukup bukti.(agus w/j2)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close