News

Penghianat Turki Terancam Hukuman Mati

jatim.co – 14 ribu orang ditangkap dan ditahan setelah kudeta militer di Turki, Erdogan mempertimbangkan hukuman mati

Sedikitnya 6 ribu orang yang diduga terlibat dalam aksi untuk menggulingkan pemerintahan Turki ditangkap. Wakil kepala militer keamanan Presiden, para komandan senior militer, para tentara dengan pangkat yang berbeda dan ribuan hakim, mereka termasuk diantara orang yang ditangkap dalam aksi pembersihan ini. Selain itu ada 8 ribu petugas polisi yang juga ditahan.
Dalam perkembangannya jumlah korban yang tewas dalam aksi kudeta militer yang gagal tersebut mencapai 294 orang dan melukai 1.400 orang lainnya sesuai dengan pernyataan Pemerintah Turki.
Presiden Recep Tayyip Erdogan menyerukan untuk membersihkan semua instansi pemerintah dari pengikut dan pendukung Fethullah Gulen, yang dituduh melakukan aksi kudeta militer.
Saya sudah katakan sejak dulu, tuntutan rakyat untuk demokrasi tidak akan bisa dihentikan, Itulah kebenarannya. Presiden Erdogan
Banyak pemimpin dunia yang mengutuk aksi upaya pengambilalihan kekuasaan dengan kekuatan militer di Turki, namun tidak sedikit dari mereka yang mengingatkan agar pemerintah Turki tidak melakukan aksi balas dendam, dan tidak mempertimbangkan hukuman mati bagi komplotan pemberontak.
Sementara itu orang orang yang kritis terhadap Erdogan mengatakan bahwa dia akan menggunakan situasi ini untuk melakukan pengadilan kilat, menghilangkan hak untuk berbicara di pengadilan. Presiden Erdogan terlalu dini mengatakan kalau kerusuhan yang memakan banyak korban di Istanbul tidak bisa dipisahkan dari peran musuhnya Fethullah Gulen, yang saat ini menjadi Imam di Amerika, dia dituduh sebagai dalang dari aksi kudeta militer di Turki.
Kudeta militer ini bukan cek kosong bagi Mr. Erdogan. Tidak perlu ada aksi balas dendam, aturan hukum harus tetap dijalankan. Menteri Luar negeri Perancis Jean Marc Ayrault.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close