News

Duh 10 Anak jadi Korban teror Di Prancis

jatim.co – Sedikitnya 10 anak tewas diantara 84 korban teror serangan truk di Nice, yang terjadi pada hari jumat kemarin. Puluhan anak menjadi korban luka luka terutama di bagian kepala dan perut setelah terseruduk truk putih yang melaju dengan kecepatan tinggi diantara kerumunan massa yang baru saja menyaksikan Bastille day.

Setelah mengunjungi korban di rumah sakit jumat sore Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan bahwa ada 50 korban yang sekarat antara hidup dan mati.

Sebagian rumah sakit yang mengobati korban anak anak kesulitan untuk menghubungi orang tuanya karena kebanyakan dari mereka terpisah dengan orang tuanya saat terjadi teror tersebut, dan juga belum diketahui nasib orang tuanya apakah ikut jadi korban tewas ataukah maaih hidup.

Sementara anak anak lajn yang selamat dari tragedi itu berada di kantor polisi menunggu untuk bisa bertemu dengan keluarha mereka lagi.

kami hampir saja tewas, ini seperti dalam film… Truk tersebut melaju kencang dan bergerak zig zag ditengah kerumunan massa. Kamu nggak tahu harus lari kemana. Istriku….hanya beberapa meter dariku….dia telah tewas. Salah seorang pengunjung.

Korban korban berjatuhan saat truk melaju kencang dengan zig zag sepanjang 2 km (1,3 mil) di jalan promenade dan menubruk banyak orang yang sedang bersuka ria dan berkumpul di jalan Promenade des Anglai. Sebagian orang melompat ke sisi pantai untuk menghindari truk, sebagian lagi mengejar truk tersebut dan mencoba untuk menghentikannya.

Sopir truk, diidentifikasi sebagai pelaku kriminal ringan yang berusia 31 tahun dari Tunisia, tewas ditembak polisi saat akan keluar dari kendaraannya, namun menurut saksi mata sebelum terbunuh dia sempat mengeluarkan tembakan ke kerumunan massa.

Korban dari teror ini berasal dari banyak negara di dunia diantaranya Armenia, Rusia, dan Swiss, termasuk bapak dan anaknya dari Amerika juga jadi korban tewas.

dikutip dari yahoodigest, Mr. Hollande menggambarkan serangan ini sebagai bentuk serangan teroris yang keji. Teror ini mengejutkan dunia dan Perdana Menteri Prancis Manuel Valls mengumumkan hari berkabung nasional selama 3 hari yang dimulai pada hari sabtu ini.

Saya melihat tubuh korban berterbangan seperti pin bowling disepanjang jalan yang dilalui truk. Jeritan para korban dan suara tangis mereka tidak akan bisa aku lupakan. Damien Allemand jurnakis Matin Nice.

penulis: Gunawan

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close