Berita DaerahNewsTulungagung

Nelayan Tulungagung Jangan Melaut Dulu

jatim.co Tulungagung  Gelombang tinggi di perairan Tulungagung membahayakan nelayan untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengimbau di pesisir selatan wilayah tersebut untuk tidak melaut sementara karena gelombang air pasang.

“Cuaca masih belum menentu. Menurut BMKG, potensi gelombang air pasang masih akan terjadi hingga sepekan ke depan. Jadi masih berbahaya,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung Nursono di Tulungagung,  seperti dikutip antarajatim, Senin (6/6/2016).

Tidak hanya aktivitas melaut yang dilarang, Nursono juga mengimbau warga pesisir untuk menjauhi bibir pantai karena fenomena gelombang air pasang bisa mencapai daratan.

“Antisipasi dan upaya mitigasi sedini mungkin perlu agar tidak sampai jatuh korban jiwa,” ujarnya.

Nursono sempat meninjau langsung dampak banjir rob yang melanda pemukiman nelayan di Pantai Sine.

Kondisi para nelayan saat ini berjalan normal, namun hampir tak satupun dari mereka berani melaut.

Pantai Sine yang biasanya menyisakan area pantai berpasir, saat ini air naik hingga setara permukaan daratan.

Ombak besar setinggi kurang lebih 1-2 meter beberapa kali menghantam pagar pembatas pantai sehingga menimbulkan sebidang dindik air bergantian.

“Tanpa pemberitahuan dari dinas pun nelayan rata-rata sudah tahu kondisi alam sedang tidak bersahabat,” kata Suprayitno alias Pak Gendut, nelayan asli Pantai Sine.

Di sepanjang jalur Pantai Sine, beberapa bagian konstruksi dinding pembatas, plengseng pantai, serta sejumlah kandang ternak dan warung kopi milik warga ambrol atau hanyut terbawa arus. (ant/j1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close