FokusFokus MalamSport

Sang Legenda Tinju Pengagum Nabi Tutup Usia

jatim.co Petinju legendaris Muhammad Ali meninggal dunia dalam usia 74 tahun seperti yang disampaikan oleh juru bicara keluarga Ali. Juara dunia tinju 3 kali tersebut menderita penyakit parkinson sejak tahun 1984 -3 tahun setelah dia pensiun dari dunia tinju. Sehari sebelum kematiannya, Ali dilarikan ke rumah sakit menyusul penyakitnya yang kambuh, menurut laporan dia mengalami masalah kompleks pada pernafasannya sehingga membuat kondisinya lemah.

Jenazah Muhammad Ali dimakamkan di kediamannya Louisville, Kentucky. Keluarga Ali menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang telah mendukung dan mengirim doa pada mendiang Muhammad Ali dan kami sekeluarga masih berkabung kata Bob Gunnell juru bicara keluarga Ali.

Berita kematiannya pertama kali di sampaikan di sela- sela pertandingan baseball di Florida, saat Miami Marlin memutar video penghormatan untuk Ali di seluruh layar yang ada di stadion. Lahir pada bulan Januari 1942 dengan nama asli Cassius Marcellus Clay Jr sebuah nama yang diambil dari masa perbudakan pada abad ke – 19, sang petinju mengganti nama dengan Muhammad Ali setelah dia masuk dalam agama Islam. Walaupun dia menjauhkan diri dari hingar bingar kehidupan dalam beberapa tahun terakhir ini, Ali menyuarakan perlawanan terhadap keinginan Donald Trumps yang melarang orang Islam untuk datang ke Amerika. Pada bulan Desember lalu, dia meminta orang – orang untuk ” berhati – hati terhadap siapapun yang menggunakan agama Islam untuk kepentingan pribadi”, dia juga menambahkan “muslim sejati tahu bahwa perbuatan kejam yang dilakukan oleh sekelompok orang atas nama jihad adalah bertentangan dengan prinsip ajaran Islam.

“Dunia tinju telah kehilangan tokoh kharismatik, sebagai petinju dia adalah petinju legendaris sepanjang masa” kata manajer tinju Frank Warren saat diwawancarai Skynews. “Muhammad Ali mungkin telah memberi jalan bagi Barrack Obama untuk menjadi Presiden Amerika. Dia telah merubah keberadaan orang kulit hitam di Amerika”.

Menghormati Nama Nabi Muhammad
M Ali juga pernah membikin pusing kawasan Hollywod , Tradisi dunia gemerlap Amerika Serikat mengundang bintang atau tokoh ternama yang terpilih untuk meninggalkan jejak atau tanda tangan di trotoar yang berada di depan komplek Kodak Theater, Hollywood, California, tersebut.

Namun, Ali yang kala itu sempat menolak nama dan jejak dia dicetak di trotoar tersebut.

Alasan Ali melakukan penolakan itu adalah dirinya tak ingin orang-orang melangkahi atau menginjak kaki di atas namanya. Nama depan Ali itu adalah nama dari Nabi Muhammad Saw yang merupakan nabi sekaligus rasul terakhir dalam Islam.

“Saya dinamai menggunakan nama nabi kami yang tercinta Muhammad Saw, dan atas dasar ini tak mungkin saya membiarkan orang-orang untuk menginjak-injak namanya,” ujar Ali kala itu seperti dikutip dari Independent.

Akhirnya pihak yang bertanggung jawab menyerah agar nama Ali tetap berada di kawasan trotoar paling populer se-Hollywood tersebut.

Akhirnya tapak dan nama Ali pun dipajang di dinding, bukan trotoar. Dan, Ali adalah satu-satunya selebritas yang namanya terpanjang di dinding The Hollywood Walk of Fame.

The Hollywood Walk of Fame sejauh ini telah diisi lebih dari 2500 nama selebritas dengan area 15 blok di Hollywood Boulevard dan tiga blok di Vine Street.

Kisah Ali di Hollywood Walk of Fame demi menghormati Nabi Muhammad itu pun mewarnai kisah legendaris dari mantan juara dunia tinju kelas berat tersebut.
(yd/cnn/gun/J1)


Foto : REUTERS/Robert Galbraith diambil dari CNNIndoensia)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close